Ganjar Naik, Anies Stagnan

JAKARTA- Indikator Politik Indonesia merilis survei elektabilitas calon presiden (capres) terbaru. Hasilnya, elektabilitas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meningkat sedangkan eks Gubernur DKI Anies Baswedan tidak mengalami peningkatan (stagnansi) dan relatif menurun.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, dari 34 nama kandidat capres-cawapres, Ganjar, Anies dan Menhan Prabowo Subianto masih berada pada tiga besar. Ganjar elektabilitasnya yang pada November 2022 turun kini meningkat menjadi 29,5 persen sedangkan Anies 22,8 persen dan Prabowo 19,5 persen.

Baca Juga: Survey ARCI, Elektabilitas Yuhronur Efendi Masih Unggul

“Secara umum tidak ada calon yang dominan, bahkan tidak ada yang mendapatkan 35 persen. Artinya peta politik masih sangat terbuka,” kata Burhan dalam acara rilis yang digelar virtual bertajuk “Kinerja Presiden, Elektabilitas Bakal Capres dan Partai Jelang 2024” pada Rabu (4/1/2023).

Menurutnya, apabila disimulasikan Ganjar masih kuat dengan elektabilitas 35,8 persen. Sedangkan Anies 28,3 persen, dan Prabowo 26,7 persen. “Kita bisa simpulkan dari sini ketika approval presiden naik di Desember, itu yang meningkat elektabilitasnya (adalah) Ganjar dan Prabowo, yang turun elektabilitasnya Anies. Tapi ketika elektabilitas Anies meningkat, itu terjadi ketika approval presiden turun,” tutupnya.

Baca Juga: Wacana Duet Anies-Ahok di Pilgub DKI Jakarta Bisa Jadi Kenyataan, Pengamat: Lupakan Masa Lalu!

 

 

Baca Juga: NasDem Dan PKB Akan Gabung Pemerintahan Prabowo, Begini Reaksi Anies!

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia dalam rentang waktu 1-6 Desember 2022 dengan 1.220 responden, elektabilitas Ganjar dan Prabowo Subianto relatif meningkat, sedangkan Anies Baswedan stagnan atau sedikit menurun. Dalam tren elektabilitas capres, Burhan menyinggung jika dibandingkan November 2022 elektabilitas Ganjar sempat menurun hingga berangsur naik pada Desember 2022. Sedangkan Anies stagnan dan cenderung menurun.in

Editor : Redaksi

Berita Terbaru