Galon Air Jadi Simbol Baru Demo Pro Palestina di Kampus-kampus AS

JAKARTA (Realita). Gara-gara seorang demonstran pro-Palestina menggunakan galon untuk membela diri dari petugas. Kini gambar tersebut menjadi meme pergerakan tersebut.

Ketika mahasiswa di seluruh AS menuntut para administrator untuk melakukan divestasi dari Israel dan mendukung kebebasan Palestina, adegan penangkapan brutal telah menyebar di media sosial. Namun belakangan ini, meme yang lebih lucu muncul: galon air sebagai ikon perlawanan.

Baca Juga: Makin Banyak Negara Eropa Akui Kedaulatan Palestina

Mahasiswa California State Polytechnic University, Humboldt, Senin (2024/29/4)mengurung diri di dalam gedung kampus setelah polisi datang ke lokasi protes dengan perlengkapan antihuru-hara.

Situasi menjadi tegang: ketika para mahasiswa menjaga barisan melawan polisi, yang memukul mereka dengan tongkat, seorang pengunjuk rasa yang tidak disebutkan namanya memutuskan untuk melawan, memukul helm polisi dengan galon yang awalnya digunakan sebagai drum.

Baca Juga: Dihajar Boikot Anti-Israel, KFC Tutup 100 Gerai Lebih di Malaysia

Seiring dengan tindakan represif aparat atas demo tersebut, beberapa hari terakhir muncul sebuah meme di media sosial yang memperlihatkan galon air sebagai ikon perlawanan.

Salah satu kelompok aktivis Pro-Palestina memposting sebuah mock-up di Instagram yang menunjukkan mahasiswa Universitas Columbia  menyerahkan galon kepada para mahasiswa pengunjuk rasa dari Polytechnic University, Humboldt.

Baca Juga: Diduga Korupsi Banpol, Massa Gelar Aksi Demo di Kantor PSI Surabaya

Owen Carry, associate editor di Know Your Meme, sebuah situs web yang mendokumentasikan fenomena online, mengatakan dia melihat slogan seperti “jug of justice” dan “bonk the Police”.

Dalam salah satu editan Photoshop, seorang desainer mengubah foto Malcolm X yang memandang ke luar jendela sambil memegang senapan mesin untuk menggambarkan ikon hak-hak sipil yang sedang memegang galon air.l6

Editor : Redaksi

Berita Terbaru