KUBAR (Realita)- Warga kampung Intu Lingau kecamatan Nyuatan kabupaten Kutai Barat (Kubar) dihebohkan dengan kasus anak hilang dan ditemukan tak bernyawa, Kamis (30/1/2025).
Korban adalah, Ailen alias Endut yang baru berusia empat tahun, dilaporkan hilang sehari sebelumnya saat pergi membeli es bersama seorang pria berinisial MLK.
"Korban itu awalnya diimingi-imingi oleh pelaku, dia ngajak, ayo kita beli es, pakai motor. Namanya anak kecil langsung mau, soalnya pelaku ini sering belikan es untuk anak-anak. Sekitar jam 11 siang, setelah itu tidak pulang-pulang," jelas Feri, keluarga korban saat dikonfirmasi RRI via telepon seluler.
Menurut Feri, setelah pergi beli es, pelaku tak kunjung mengantar pulang korban hingga malam hari. Keluarga lantas mencari keberadaan pelaku namun juga tak menampakkan batang hidungnya.
Sementara keluarga dan warga setempat langsung mencari korban di kampung namun tidak ditemukan. Korban akhirnya ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di hutan sekitar kampung yang berjarak 1 km lebih.
"Pelaku langsung kabur dari kemarin. Kalau korban ditemukan bapaknya sendiri di hutan dekat kampung sekitar 2 kilo meter tadi siang. Korban sudah meninggal dengan kondisi yang memperihatinkan dan kami duga dia diperkosa sebelum dibunuh lalu dibuang ke hutan" katanya.
Karena korban dalam kondisi meninggal, warga langsung melaporkan ke aparat kepolisian. Petugas pun datang mengevakuasi jasad Ailen dan langsung dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.
Feri mengatakan, pelaku adalah seorang perantau asal Kalimantan Barat dan baru sekitar Jajaran Polres Kutai Barat masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Bunga, bukan nama sebenarnya, bocah perempuan umur 4 tahun.
Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa usai dilaporkan hilang setelah dibawa terduga pelaku yang sempat minta izin kepada ibu korban untuk membeli es di kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan Kutai Barat.
"Kita masih lakukan pengejaran kepada M terduga pelaku," ungkap Kabag Ops, Kompol Teguh S, Jumat (31/1/2025)
Lanjutnya satu tim saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. "Harapannya masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku segera melapor ke pihak berwajib," tandasnya.
Diberitakan korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa sekita pukul 11.00 Wita,sekitar 1 kilometer dari kampung dan 70 meter dari jalan raya menuju ke arah Lakan Bilem.
Korban meninggal dalam kondisi tidak berpakaian, pakai robek-robek dan diduga pelaku melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap korban terlihat dari kondisi korban dan luka.
Pelaku M masih dalam pengejaran polisi, sedangkan korban dibawa ke RSUD HIS untuk pemeriksaan lanjutan.
Lanjutnya, korban ditemukan oleh sang ayah yang saat itu bersama warga melakukan pencarian terhadap korban. Sebelumnya diberitakan hilangnya A itu bermula sejak pukul 11.00 Wita, Rabu (29/1/2025).
Terduga pelaku pembunuhan balita 4 tahun di Kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan berhasil ditangkap jajaran Polres Kutai Barat, Selasa (04/02/2025) pagi. Pria berinisial MLK diamankan polisi saat berada di kediaman orangtuanya di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Kapolres Kubar AKBP Boney Wahyu Wicaksono melalui Kasi Humas Ipda Sukoco membenarkan penangkapan pelaku, dan kini sedang dalam perjalanan menuju Kubar.
”Ya benar terduga tersangka MLK sudah ditangkap dan sedang perjalanan ke Mapolres Kubar. Dijadwalkan, Rabu (05/02/2025) sudah ada di Mapolres Kubar,” ucap Sukoco.
Untuk diketahui, jarak tempuh Kalteng ke Kubar 309 kilometer dan memakan waktu sekitar 4-5 jam. Terjauh dari Kalteng ke Sambas, Kalbar sekitar 600 kilometer atau memakan waktu sekira 12 jam. Proses pengamanan pelaku dikawal oleh jajaran personel gabungan yaitu Satreskrim Polres Kubar dengan Polsek Damai.hai
Editor : Redaksi