SURABAYA (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur kembali gelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Surabaya, Rabu (26/2/2025).
Kali ini terkait perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi Aparatur Pemerintah Desa, Lembaga Kemasyarakatan Desa dan pekerja desa lainnya termasuk pekerja rentan di Jawa Timur.
Tujuan utama kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya perlindungan jamsostek bagi pekerja di desa, terutama pekerja sektor informal.
Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur.
Acara ini dihadiri Asisten Kepala Daerah dan Kepala Dinas PMD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Acara ini memberikan pandangan mendalam mengenai upaya penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah, dan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak dalam menyukseskan program Jamsostek.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo mengatakan, selama ini kolaborasi yang dilakukan untuk mendukung terwujudnya perlindungan jaminan sosial ekosistem desa sudah cukup baik.
Untuk itu, Hadi menyampaikan terimakasih atas kerjasama yang sudah dilakukan selama ini. Dia berharap kedepannya cakupan perlindungan pekerja di ekosistem desa maupun pekerja rentan di kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur dapat ditingkatkan.
Disampaikan, salah satu upaya untuk menekan angka kemiskinan di Provinsi Jawa Timur adalah dengan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini bukan lagi menjadi keharusan atau kewajiban bagi pekerja, akan tetapi sudah menjadi kebutuhan.
Hadi menegaskan, pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 yang menekankan optimalisasi pelaksanaan program Jamsostek.
"Program ini untuk menjamin perlindungan bagi seluruh pekerja termasuk pekerja sektor informal yang berada di desa," kata Hadi.
Dalam kegiatan ini dilakukan pula penyerahan simbolis manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja ekosistem desa. Manfaat yang diserahkan berupa Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa pendidikan ahli waris peserta. gan
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-36798-bpjs-ketenagakerjaan-jatim-monev-perlindungan-pekerja-di-desa