PONOROGO (Realita)- Tak hanya unggul secara kompetensi akademik, Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Muhammadiyah Ponorogo (Muhipo) juga unggul dalam mencetak generasi unggulan di bidang dakwah.
Hal ini terbukti dengan diadakannya program Da'i mengabdi selama bulan ramadhan oleh salah satu sekolah unggulan Muhammadiyah tingkat Nasional yang berada di Kota Reog ini. Program yang digelar mulai 19 hingga 23 Maret ini, bertujuan untuk memfasilitasi dan mematangkan potensi siswa SMA Muhipo di bidang dakwah.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Sugeng Riadi mengatakan, selama 5 hari, para siswa diterjunkan langsung ke masjid-masjid yang ada di desa untuk melakukan pengabdian ke masyarakat, diantaranya menjadi pendakwah dan pengisi aktivitas di masjid.
" Jadi mereka ini ada yang hafidz Qur'an ada juga yang bagus dalam berceramah, ada yang dari sisi penguasaan ilmu agamanya sangat bagus karena mereka memiliki background pondok pesantren. Nah potensi ini harus difasilitasi. Jadi ketika sudah disana semua aktifitas terutama yang ada di masjid dilakukan siswa. Mulai dari adzan, menjadi imam, hingga kultum, dan masyarakat sangat mendukung sekali," ujarnya, Senin (24/03/2025).
Sugeng mengaku, ada dua desa yang ditunjuk menjadi lokasi Da'i mengabdi SMA Muhipo. Antaralain, Dukuh Ngagik Desa Tambang Kecamtan Pudak, dan Dukuh Mlokolegi Desa Temon Kecamatan Sawoo. Dimana dalam program ini ada 7 siswa yang mengikuti kegiatan ini.
" Kalau potensinya ada 20an siswa. Kenapa cuman 7 anak yang berpartisipasi?, karena pelaksanaan program ini bebarengan dengan ujian akhir untuk kelas 12 dan ujian tengah semester untuk kelas 10 dan 11. Sehingga kesiapan dari anak-anak sendiri juga terbatas. Harapannya ke depan ketika berdakwah siswa ini akan punya banyak cara dan strategi yang humanis," akunya.
Lebih jauh Sugeng mengungkapkan, program ini banyak yang membutuhkan. Hal ini terbukti banyaknya permintaan dari ranting-ranting pengurus Muhammadiyah di desa, agar desa nya menjadi lokasi pelaksanaan Da'i mengabdi SMA Muhipo.
" Ya karena mereka ingin ibadah di bulan ramadhan ini berkualitas dan lebih bermakna. Dan anak-anak ini diharapkan bisa menjadi leader disana," ungkapnya.
Sugeng menambahkan, selain Da'i mengabdi ada beberapa kegiatan yang digelar SMA Muhipo selama ramadhan. Antara lain, shalat tarawih di sekolah yang dilakukan selama bulan ramadhan, one day one jus (ODOJ) yang dilakukan oleh staf dan pengajar SMA Muhipo mulai 1 hingga 29 Maret, KL Lazismu Muhipo ( ZIS), menyongsong malam Nuzulul Qur'an 10 hingga 19 Maret, pembukaan Kampung Ramadhan pada 19 Maret, pesantren ramadhan 19 hingga 21 Maret, ditanggal yang sama juga digelar kegiatan pemantapan dan pembekalan dunia akhirat bagi siswa kelas XII, da Kajian Ramadhan GTK. Sedangkan pentazafuran zakat fitrah dilakukan pada 19 hingga 20 Maret, Tasmi' Hifadzil Qur'an pada 21 Maret, dan terakhir Ifthar Jama'i pada 20 Maret 2025.
" Kami berharap dengan kegiatan yang rutin dilakukan setiap bulan ramadhan ini, anak-anak dapat terbiasa dengan kegiatan positif dan menuju jalan kebaikan ini bisa menjadi kebiasaan dan pembentuk spritual yang kuat bagi anak-anak," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi