DOB Tanah Kambatang Lima Menggema Lagi, DPRD Kotabaru Siap Kawal hingga Tuntas

 

 

KOTABARU (Realita) – Wacana pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Tanah Kambatang Lima kembali mengemuka dan menghangat di tengah masyarakat. Setelah sekian lama menjadi harapan yang terpendam, angin segar kini berembus dari arah legislatif. Anggota DPRD Kotabaru dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Rahmad, S.Pd., menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembentukan DOB tersebut.

Dalam keterangannya pada Senin (14/4), Rahmad menegaskan bahwa pemekaran wilayah bukan sekadar ambisi politik, melainkan kebutuhan mendesak masyarakat. Ia menyebut, pembentukan Tanah Kambatang Lima sebagai DOB akan memberikan dampak strategis yang luar biasa, terutama dalam mempercepat akses pelayanan publik dan memperpendek jarak antara rakyat dan pusat pemerintahan.

> "Saya tentu sangat mendukung, karena hal tersebut memiliki banyak manfaat. Program ini memang sudah lama dinantikan oleh masyarakat, khususnya di daerah-daerah. Setelah adanya DOB, akses ke Ibu Kota Kabupaten akan semakin dekat," ujarnya penuh keyakinan.

Namun, Rahmad tak menutup mata terhadap tantangan yang menghadang. Ia mengingatkan, pemekaran wilayah tidak bisa dilepaskan dari kesiapan sumber daya manusia (SDM). Tanpa SDM yang kompeten, mimpi besar itu bisa saja menjadi sebatas wacana tanpa realisasi.

> "Kalau SDM-nya tidak mendukung, untuk apa kita berandai-andai terlalu muluk? Itu yang paling utama," tegasnya.

Rahmad pun mendorong para penggagas DOB Tanah Kambatang Lima untuk segera berbenah. Ia menyoroti perlunya restrukturisasi kepengurusan dan konsolidasi antarpemangku kepentingan agar perjuangan ini tidak terhenti di tengah jalan.

Lebih jauh, Rahmad melihat momentum ini sangat selaras dengan visi dan misi Bupati Kotabaru saat ini. Ia berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif dapat menjadi motor penggerak dalam merealisasikan pemekaran tersebut.

> "Tanpa adanya pergerakan dari pengurus, pemerintah pun tidak bisa berjalan sendiri. Kami di DPRD siap mendorong dan mengawal anggarannya jika dibutuhkan. Yang penting, kita harus optimis dan menyiapkan semua persyaratan yang diperlukan," pungkasnya.

Wacana yang sempat meredup kini kembali menyala. Harapan masyarakat Tanah Kambatang Lima menggantung pada langkah-langkah strategis ke depan. Akankah 2025 menjadi tahun kebangkitan DOB ini? Semua mata kini tertuju pada para penggerak perubahan.hai

Editor : Redaksi

Berita Terbaru