PONOROGO (Realita)- Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno bersama Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko meninjau lokasi putusnya Jembatan Mingging di Desa Grogol Kecamatan Sawoo, Kamis (17/04/2025).
Tak hanya meninjau putusnya jembatan akibat banjir bandang yang menerjang kawasan ini pada 28 Maret lalu itu, Politisi PKB ini bersama Bupati Giri juga melakukan dialog bersama warga terdampak.
Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, putusannya jembatan Mingging sempat membuat Warga Dukuh Pandan dan Mingging terisolasi.
" Kami turut prihatin dengan putusnya jembatan Mingging ini. Tapi sebenarnya perbaikan jembatan ini sudah masuk dalam PAK tahun ini. Tapi masih Agustus pelaksanaannya," ujarnya.
Mengingat waktu pelaksanaan pekerjaan yang masih lama, Dwi meminta Pemkab untuk membangun jembatan darurat terlebih dahulu guna melancarkan kembali aktivitas warga di dua dukuh yang terdampak.
" Kami meminta agar jembatan darurat segera dibangun sementara ini, agar aktivitas warga kembali lancar," desaknya.
Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengungkapkan guna memperlancar aktivitas warga dua dukuh yang terdampak putusnya Jembatan Mingging, pihaknya berencana menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT ) untuk membangun jembatan darurat di sebelah jembatan yang putus dalam waktu dekat.
" Nanti biar ditentukan oleh BPBD dan DPU-PKL lokasi mana yang paling aman. Untuk jembatan permanennya kita bangun di PAK sekitar Agustus pengerjaannya," ungkapnya.
Sugiri meminta warga untuk bersabar sembari jembatan darurat dibangun. Ia pun menghimbau warga yang melewati jembatan Mijil yang terbuat dari sesek bambu untuk berhati-hati saat melintas.
" Sabar sementara waktu. Yang melintasi jembatan Mijil kami harap berhati-hati karena kontruksinya dari Bambu rawan sekali," himbaunya.
Ditempat yang sama, salah satu warga terdampak putusnya jembatan Mingging, Misni berharap jembatan darurat segera dibangun. Pasalnya untuk keluar dari desa, warga harus memutar hingga 5 kilometer untuk kendaraan roda 4, sedangka roda dua bisa melintasi jembatan sesek Mijil.
" Susah kalau mau antar anak sekolah. Kalau mobil jauh muternya, kalau motor lewat jembatan sesek. Kami berharap jembatan darurat segera dibangun agar aktivitas kami tidak terganggu lagi," pungkasnya. adv/znl
Editor : Redaksi