Malaysia Promosi Pariwisata di Indonesia

SURABAYA (Realita) - Tourism Malaysia promosikan pariwisata Malaysia di Indonesia. Setelah hadir di Medan, Yogyakarta, dan Jakarta, terakhir mereka promosi di Surabaya, Kamis (17/4/2025).

Roadshow promosi pariwisata Malaysia ini diikuti 38 pelaku industri yang terdiri dari perusahaan agen perjalanan, pengusaha produk pariwisata, Malaysia My Second Home (MM2H), maskapai penerbangan, dan pengelola hotel dari Malaysia.

Dalam lawatannya itu mereka dipertemukan dengan pelaku industri pariwisata Indonesia guna memperkuat kerja sama antara kedua negara dalam sektor pariwisata.

Inisiatif strategis ini dilaksanakan seiring dengan peluncuran kampanye Visit Malaysia 2026 (VM2026), serta mendukung realisasi Tahun Kunjungan IMT-GT 2023-2025 dalam mempromosikan kawasan regional sebagai satu destinasi pariwisata tunggal.

YBhg. Dato' Yeoh Soon Hin, Wakil Ketua Tourism Malaysia mengatakan, pasar Indonesia tetap menjadi salah satu negara utama di Asia Tenggara yang tercatat dalam lima pasar penyumbang tertinggi jumlah kunjungan wisatawan ke Malaysia.

Disampaikan, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia pada tahun 2024 tercatat sebanyak 4.145.127 orang, meningkat 19,1% dibandingkan tahun 2023, dan meningkat 6,8% dibandingkan tahun 2019.

Dan, hingga Maret 2025 terdapat 580 penerbangan mingguan dari Indonesia ke Malaysia dengan 106.134 kursi tersedia setiap minggunya.

Dia menuturkan, misi ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin seiring dengan keketuaan Malaysia di ASEAN pada tahun 2025.

Menurutnya, misi ini juga mencakup penyelenggaraan seminar dan sesi business-to-business (B2B) bersama asosiasi pariwisata utama Indonesia seperti Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), dan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI).

Selain menjadi pemicu untuk menarik lebih banyak wisatawan Indonesia ke Malaysia, program ini juga memperkuat manfaat ekonomi jangka panjang bagi sektor pariwisata kedua negara.

Selain itu, Tourism Malaysia juga akan mengadakan pertemuan dengan pelaku industri pariwisata utama Indonesia, termasuk maskapai penerbangan dan Online Travel Agencies (OTA) seperti Tiket.com dan Traveloka.

Batik Air juga menawarkan diskon khusus bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Kuala Lumpur untuk tujuan medis.

Dalam mempromosikan warisan budaya Malaysia, Marriott Bonvoy Group turut bergabung dengan Tourism Malaysia untuk menyelenggarakan promosi budaya dan kuliner dengan membawa 8 chef dari Malaysia ke 4 hotel jaringan Marriott di Indonesia.

Mereka memperkenalkan kuliner Malaysia yang lezat dan unik di Hotel JW Marriott Medan, Yogyakarta Marriott, The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan, dan Sheraton Surabaya.

Marketing Manager Tourism Malaysia Jakarta, Niko Johan Tanosa menambahkan, untuk target 2026 akan ditingkatkan sebanyak 46 juta dari seluruh dunia. "Kami berharap 10 persen dari target datang dari Indonesia,’’ ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD ASITA Jawa Timur, Evi Sari mengatakan, ada potensi besar yang saling menguntungkan atas kunjungan misi promosi pariwisata Malaysia ini.

"Potensi saling menguntungkan itu terutama dalam pertukaran paket wisata dari kedua negara ini," kata Evi. gan

Editor : Redaksi

Berita Terbaru