KEDIRI (Realita) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri mengajukan usulan penambahan alokasi pupuk bersubsidi di Kota Kediri.
Kepala DKPP Kota Kediri, M. Rodwan menjelaskan, hal ini dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi di Kota Kediri.
Dengan demikian, diharapkan ketersediaan pupuk di Kota Kediri dapat mencukupi kebutuhan pemupukan tanaman pertanian dan perkebunan tahun 2025.
Usulan tersebut berdasarkan ketersediaan pupuk subsidi di Kota Kediri sampai dengan tahun berjalan terdapat perbandingan Tahun Anggaran (TA) 2025.
Untuk jenis pupuk Urea 84�n pupuk NPK 58% terhadap Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) TA 2025 yang cukup signifikan.
Dengan demikian, ketersediaan pupuk bersubsidi dinilai tidak mencukupi kebutuhan untuk satu tahun berjalan sehingga DKPP Kota Kediri mengusulkan penambahan alokasi pupuk bersubsidi jenis Urea sebanyak 66 ton dan NPK sebanyak 899 ton.
Sebagai informasi, untuk e-RDKK pupuk Urea sebanyak 777.855 kg dengan alokasi 656.000 kg. Untuk realisasi penebusan sebanyak 320.555 kg dan sisa alokasi sebanyak 335.445 kg.
Sedangkan e-RDKK pupuk NPk sebanyak 2.152.463 kg dengan alokasi 1.253.000 kg, terealisasi penebusan sebanyak 613.133 kg dan sisa alokasi sebanyak 639.867 kg.
Sementara itu, mengenai luas lahan pertanian di Kota Kediri sekitar 988 hektar, dari luas tersebut rata-rata produksi tahun 2024 menghasilkan padi 8.491 ton gabah kering panen dengan rata-rata produktivitas 7,33 ton per hektar.
“Untuk tanaman pangan khususnya padi di musim tanam pertama ini, kami upayakan lebih dari 7 ton per hektar,” ujar Ridwan, Kamis, 24 April 2025.
Selain pupuk, kata Ridwan, pemerintah juga bersama pihak terkait seperti TNi-Polri dan Bulog, mengawal proses produksi, termasuk pemilihan bibit hingga proses pemasaran.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kota Kediri sampao 21 April 2025, serapan gabah oleh Bulog mencakup luas panen 3,76 hektar dengan produksi gabah kering panen sebanyak 27,5 ton.
Tentu, serapan ini dinilai baik mengingat dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir para perani dihadapkan cuaca yang tidak menentu.
Sementara itu, periode 2025 untuk luasan target tanam per April 2025 sekitar 131 hektar. Upaya mendukung target tersebut, selain ketersediaan pupuk, Pemkot Kediri juga memantau dan berupaya mencukupi ketersediaan pestisida dan saluran irigasi.kyo
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-38423-dkpp-kota-kediri-ajukan-penambahan-965-ton-alokasi-pupuk-subsidi