HUT ke-26 Depok, Ketua TP PKK Ajak Anak Yatim Nobar Film Jumbo

DEPOK (Realita) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Depok, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau yang akrab disapa Cing Ikah, menggelar kegiatan istimewa berupa nonton bareng (nobar) film edukatif "Jumbo" bersama anak-anak yatim piatu.

Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, namun juga menjadi bentuk syukur dan kasih sayang dari TP-PKK kepada anak-anak yang kurang beruntung, agar tetap merasa diperhatikan dan dimotivasi untuk terus bermimpi besar.

"Ini adalah salah satu bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas usia Kota Depok yang ke-26. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghibur anak-anak yatim yang ada di Depok," ujar Cing Ikah kepada wartawan Jumat (24/4/2025).

Istri dari Wali Kota Depok, Supian Suri, itu mengungkapkan momen haru ketika mengetahui banyak dari anak-anak tersebut belum pernah masuk ke bioskop.

"Alhamdulillah, ada anak-anak kita yang baru pertama kali masuk bioskop. Itu bikin kita terharu banget," tambah Cing Ikah.

Film "Jumbo" yang diputar pada kegiatan nobar ini dipilih bukan tanpa alasan.

Menurut Cing Ikah, film tersebut memuat banyak nilai moral dan pembelajaran penting, seperti persahabatan, semangat, kebersamaan, dan impian.

"Di tengah gempuran gadget yang luar biasa, kita butuh konten edukatif seperti ini. Dalam film itu, anak-anak belajar tentang komitmen, kebersamaan, dan kekuatan untuk terus mengejar cita-cita, meskipun tanpa orang tua," terang Cing Ikah.

Cing Ikah menjelaskan, anak-anak yatim memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan tumbuh menjadi pribadi hebat di masa depan.

Oleh karena itu, ia berharap kegiatan sederhana ini dapat memberi semangat baru dan inspirasi untuk menatap masa depan yang lebih cerah.

"Meskipun mereka tidak memiliki ayah dan ibu, tapi mereka punya mimpi besar untuk menjadi anak-anak yang luar biasa," tutur Cing Ikah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TP-PKK Kota Depok di bawah kepemimpinan Cing Ikah tidak hanya fokus pada pemberdayaan keluarga dan perempuan.

Akan tetapi juga berkomitmen menciptakan generasi yang kuat, mandiri, dan penuh semangat hidup.

"Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan dan mampu menjangkau lebih banyak anak-anak lainnya yang juga butuh inspirasi dan dukungan emosional," terang Cing Ikah.

Sementara itu, salah satu peserta, Anisa, mengaku sangat senang bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut.

"Senang banget, biasanya aku nggak pernah nonton bioskop. Tapi hari ini diajak nonton, aku langsung senang," Anisa.

Ungkapan polos Anisa menjadi cerminan bahwa kebahagiaan anak tidak selalu tentang materi, tetapi perhatian dan pengalaman yang bermakna. Hry

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Dikartu Merah, Conte Murka 

ROMA (Realita) - Pelatih Napoli Antonio Conte dikartu merah saat melawan Inter Milan. Ia kemudian juga terlihat ngamuk di depan muka ofisial pertandingan.Laga …