Bappedalitbang Gelar Musrenbangda Kota Cilegon Bahas RPJMD 2025-2030

CILEGON (Realita) — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Cilegon menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) tingkat kota pada Senin, 5 Mei 2025.

Acara yang berlangsung di Aula Bappedalitbang ini membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Wali Kota Cilegon untuk periode 2025-2030.

Pelaksana kegiatan, Tengku Herry, menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan dalam enam bulan setelah kepala daerah terpilih. Hal ini, menurutnya, penting untuk memastikan janji politik yang tertuang dalam visi dan misi kepala daerah dapat terealisasi sesuai regulasi yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.

"Musrenbang ini menjadi wadah bersama untuk merumuskan pembangunan. Kami juga membuka ruang diskusi dengan masyarakat, termasuk melalui siaran langsung via Zoom, agar aspirasi mereka bisa terserap," jelas Tengku.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan ke depan tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Diperlukan kolaborasi yang kuat dengan pemerintah pusat, provinsi, serta pelaku usaha di Kota Cilegon.

"Kami turut mengundang Bappeda Provinsi dan perwakilan Bappenas dalam forum ini untuk membangun sinergi. Dukungan dari semua pihak penting agar arah pembangunan pusat dan daerah sejalan," ujarnya.

Tengku juga menekankan pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan. "Prinsip pembangunan ke depan harus Go Green, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan," katanya.

Sebagai langkah awal, pihaknya menargetkan penyelesaian seluruh dokumen perencanaan agar dapat ditetapkan tepat waktu. "Kami ingin memastikan semua dokumen rampung dan tidak meleset dari jadwal," pungkasnya.fauzi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru