Kantor Satpol PP Kota Kediri ‘Tukar Guling’ dengan Disbudparpora?

KEDIRI (Realita) - Kantor Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri dinilai belum cukup untuk menampung personel, armada, serta sarana dan prasarana (sarpras) lainnya.

Hal ini diutarakan Kepala Satpol PP Kota Kediri, Syamsul Bahri setelah Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Satpol PP di Jalan Veteran, pada Selasa, 6 Mei 2025.

Dalam sidak tersebut, Wali Kota Kediri menekankan beberapa hal, seperti kebersihan kantor, kedisiplinan personel, pemeliharaan aset, hingga pelayanan yang humanis.

Menanggapi hal tersebut, Syamsul mengatakan, personel Satpol PP kurang lebih 200 orang sehingga kantor yang berada di Jalan Veteran dinilai kurang mampu untuk menampung personel.

“Karena kantornya sangat sempit, untuk standby di kantor 200 orang itu tidak memungkinkan. Mungkin yang di kantor 40 orang, ataupun melakukan patroli dan penjagaan di tempat lain,” ujarnya, Rabu, 7 Mei 2025.

Sesuai arahan Wali Kota Kediri, kata Syamsul, pihaknya akan berusaha untuk mencari kantor yang lebih layak, baik dari segi luas, kapasitas menampung personel, hingga lahan untuk menyimpan sarpras hingga barang bukti.

Syamsul menjelaskan, ada wacana jika Kantor Satpol PP mengajukan ‘tukar guling’ dengan Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri.

Menurut Syamsul, Kantor Disbudparpora yang berada di Jalan KDP Slamet memiliki halaman yang luas.

“Jadi untuk menyimpan peralatan sarpras seperti armada Damkar yang jumlahnya lima, masih memungkinkan,” jelas Syamsul.

Selain itu, halaman belakang Kantor Disbudparpora juga cukup luas yang nantinya dapat digunakan untuk menyimpan barang bukti.

Jika ingin menambah ruangan, Syamsul menilai tidak membutuhkan anggaran dan biaya yang besar.

‘Kalau membangun kantor baru seperti wacana di Tosaren, perlu menyiapkan lahan yang luas dan pastinya biaya pembangunan yang sangat besar,” ujar Syamsul.

Selain itu, lanjutnya, waktu pembangunan yang agak panjang, padahal setiap OPD harus segera menyesuaikan Visi Misi dari Mbak Wali.

“Mana yang bisa dikerjakan segera, kami kerjakan segera untuk mensuport beliau,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Kediri juga memberikan catatan saat melakukan sidak di Kantor Satpol PP, karena ada beberapa personel Satpol PP yang belum datang tepat waktu.

“Imbauannya, saya minta datang tepat waktu. Nanti kalau masih mengulangi lagi, kami berikan peringatan,” tuturnya.

Mengenai sidak ini, Wali Kota Kediri ingin meningkatkan kedisiplinan di setiap instansi. Selain itu, untuk menjaga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat serta mengutamakan pelayanan yang humanis.

Menurut Vinanda, Satpol PP menjadi ujung tombak Penerintah Kota (Pemkot) Kediri untuk menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibumas). (Kyo)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Real Madrid Bidik Juergen Klopp

MADRID  (Realita)- Real Madrid sementara mempercayakan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih menggantikan Xabi Alonso. Madrid incar Juergen Klopp atau Enzo …