Petugas Gabungan Buka Gembok Gerbang SDN Utan Jaya Depok, Gubernur Jabar Tegaskan Ini

DEPOK (Realita) - Gerbang SDN Utan Jaya di Kota Depok akhirnya kembali dibuka setelah dua hari digembok oleh pihak yang mengaku ahli waris lahan sekolah tersebut.

Tindakan penyegelan itu menyebabkan kegiatan belajar mengajar terganggu dan siswa tidak bisa mengikuti proses pembelajaran sejak Rabu (7/5/2025).

Hari ini, Kamis (8/5/2025), petugas gabungan dari Polres Metro Depok dan Satpol PP Kota Depok bersama-sama turun tangan untuk membuka rantai dan gembok yang menutup akses masuk sekolah.

Menanggapi peristiwa ini, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau KDM dengan tegas menyatakan bahwa tidak boleh ada penyegelan atau penggembokan terhadap fasilitas pendidikan, apalagi yang berakibat menghentikan kegiatan belajar siswa.

“Harus dibuka. Tidak boleh lagi ada penyegelan lahan di mana anak-anak sekolah. Kalau keberatan, ya ke pengadilan saja,” ujar Dedi Mulyadi saat kunjungan kerja di Depok, Kamis (8/5/2025).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyampaikan bahwa pembukaan segel atau gembok sudah dilakukan atas perintah langsung dari Wali Kota Depok, Supian Suri.

“Tadi sudah kami buka segelnya karena ada sengketa lahan. Kami sudah minta ke pihak ahli waris untuk menggugat ke pengadilan, tapi mereka malah menggembok. Ini sudah kejadian kedua kalinya,” ungkap Chandra.

Chandra memastikan, mulai Jumat (9/5/2025), anak-anak sudah dapat masuk sekolah dan mengikuti pelajaran seperti biasa, termasuk siswa yang sedang dalam masa ujian.

Chandra menuturkan, selain membuka kembali gerbang sekolah, pihaknya juga melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polres Metro Depok.

“Kami sudah membuat laporan ke polisi, karena ini mengganggu kegiatan pendidikan. Apalagi anak-anak sedang ujian, jadi harus dipastikan prosesnya berjalan lancar,” ujar Chandra.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, tambah Chandra, Satpol PP akan disiagakan di lokasi sekolah selama beberapa hari ke depan.

“Hari ini, besok, dan lusa Satpol PP akan berjaga untuk memastikan kondusivitas,” pungkas Chandra. Hry

Editor : Redaksi

Berita Terbaru