100 Hari Kerja, Wali Kota Kediri Harapkan Masyarakat Turut Mengawasi Program Unggulan

KEDIRI (Realita) - Dalam 100 hari kerja pertamanya sebagai Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati telah menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Kediri.

Hal ini ditunjukkan dengan berbagai program dan kebijakan yang diluncurkan, Wali Kota Kediri ini berupaya menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat.

Beberapa capaian penting dalam 100 hari kerja ini mencakup peningkatan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan pendidikan.

Tak hanya itu, Vinanda juga fokus pada pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

“Ada banyak program yang dilaunching, ada sekitar 11 program. Kami juga berharap dukungan dan pengawasan dari masyarakat sehingga program dapat tepat sasaran, tentunya bermanfaat bagi masyarakat Kota Kediri,” ujar Vinanda.

Langkah yang diambil dalam 100 hari pertama, di bulan Ramadhan lalu untuk menjaga inflasi telah dilakukan beberapa upaya, mulai dari Operasi Pasar Murni (OPM), Bazar Murah, Gerakan Pangan Murah, Balik Gratis dan lainnya.

Lalu untuk mewujudkan Kediri City Tourism (D'CITO), digelar Festival Musik Patrol. Event ini diharapkan dapat menarik banyak wisatawan dan Kota Kediri ini ‘ngangeni’ bagi wisatawan.

Selain itu, dalam mewujudkan Kediri City Tourism (D'CITO), Pemkot Kediri juga launching pakaian khas Kota Kediri bernama Busana Panji dan Busana Galuh.

Sedangkan untuk mendukung terwujudnya Cita Smart Living, Pemkot Kediri berupaya dengan Lapor Mbak Wali 112.

“Ini muncul juga dari aspirasi masyarakat, karena selama ini banyak nomor aduan dari masing-masing OPS,” kata Vinanda.

“Akhirnya kami menginisiasi untuk adanya satu nomor saja di Lapor Mbak Wali 112 sebagai aduan kegawatdaruratan,” lanjutnya.

Dalam 100 hari kerja, Pemkot Kediri juga melaunching Moda Angkutan Pelayanan Aman dan Nyaman Cinta dan Empati Untuk Anak Istimewa (MAPAN CERIA). Di mana moda transportasi ini diperuntukkam bagi anak-anak disabilitas.

Selanjutnya ada beberapa program strategis yang diluncurkan, di mana program-program ini ada dalam Sapta Cita untuk mewujudkan Kota Kediri yang Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni (MAPAN).

Beberapa program tersebut di antaranya: untuk mewujudkan Program Merata, ada kenaikan insentif RT/RW, tenaga pendidikan formal dan non formal, kader kesehatan, serta TRC. Ada pula jaminan kesehatan gratis bagi warga dan ATM Beras.

“Untuk ATM beras ini, ke depannya akan diusahakan ada di setiap kelurahan. Sementara kami launching di depan Rumah Dinas (Wali Kota Kediri.red),” jelas Vinanda.

Kemudian untuk mewujudkan Cita Produktif, Kreatif, dan Inovatif dengan Dana Bergulir Kredit Usaha Masyarakat Profesional Aman dan Nyaman (KUMAPAN).

Wali Kota Kediri juga berupaya mewujudkan pendidikan gratis bagi siswa tidak mampu melalui Bosda MAPAN, Beasiswa S1, S2, dan S3 bagi warga berprestasi dan DTKS.

Selain itu, ada pula pendirian Koperasi Kelurahan Merah Putih, serta Fasilitasi UMKM dan Toko Modern yang terwadahi dalam program Produk Kota Kediri Mapan (PRIMA).

Mewujudkan Cita Pemerintahan Cepat Tepat, Pemkot Kediri akan dilaunching Mobil Pelayanan Masyarakat. Nantinya setiap kelurahan akan ada mobil pelayanan namun secara bertahap.

Tak kalah penting untuk meningkatkan dan mempermudah pelayanan bagi masyarakat Kota Kediri, ada juga program pelayanan adminduk kelurahan atau All In kecamatan.

Disinggung terkait capaian 100 hari kerja, Vinanda mengaku tidak ada kata puas. Hal ini agar Pemkot Kediri terus berbenah untuk mewujudkan Kota Kediri lebih baik dan lebih MAPAN lagi.

“Kami yakin dengan sinergi dan kekompakan seluruh pihak cita-cita Kota Kediri dapat terwujud,” kata Vinanda. (Kyo)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Tiba di KPK, Sudewo Bungkam

JAKARTA (Realita) - Bupati Pati, Sudewo tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (20/1/2026) …