Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Kakek 62 Tahun Mutilasi Wanita 18 Tahun

TRAIRI- Pria tua ditangkap atas dugaan pembunuhan dan pemenggalan kepala wanita berusia 18 tahun di Trairi, Brasil

José Melo Batista, 62, diyakini telah melakukan kejahatan tersebut setelah Lorena Gaspar Ferreira tidak membalas cinta pria tua tersebut. la dipukuli oleh warga.

José Melo Batista, yang dikenal sebagai "Zé Delino", berusia 62 tahun, ditangkap Jumat kemarin atas dugaan pembunuhan Lorena Gaspar Ferreira, berusia 18 tahun, di Trairi, sebuah kotamadya di Wilayah Fortaleza. Korban meninggalkan seorang putra berusia sembilan bulan.

Menurut Polisi Militer Ceará (PM-CE), kejahatan tersebut dilatarbelakangi oleh korban yang tidak menanggapi cinta pria tersebut. Polisi melaporkan bahwa Lorena telah meninggalkan rumah sekitar pukul 19:00 malam pada hari Kamis, tanggal 12, dan sejak saat itu, keluarganya tidak mendapat kabar tentang keberadaannya.

Pada Jumat dini hari, pihak keluarga melaporkan atas hilangnya korban kepada Polisi Militer. Beberapa jam kemudian, jasad korban ditemukan di kota Padre Anchieta.

Gambar yang diambil oleh warga menunjukkan Lorena, yang sudah meninggal, berada di samping sumur di halaman belakang sebuah rumah. Di area ini, terdapat jejak yang menunjukkan bahwa dia diseret ke lokasi tersebut, kemungkinan sebagai upaya untuk menyembunyikan mayatnya. Kepala korban ditemukan di semak-semak. Polisi menemukan bahwa tersangka José tinggal di sebuah rumah di seberang bangunan tempat Lorena ditemukan tewas.

Menurut PM, setelah kejahatan itu, José melarikan diri dan meninggalkan sepeda di dekat lokasi kejadian.

Tersangka ditemukan oleh PM di daerah hutan di kota Gualdrapas. Warga yang geram kemudian memukuli tersangka

"Penguatan polisi untuk memastikan integritas tim dan tersangka" diperlukan, kata PM. "Setelah situasi terkendali, pria itu dibawa ke rumah sakit kota untuk perawatan medis dan kemudian akan dibawa ke Kantor Polisi Sipil kota," menurut pernyataan yang dirilis oleh Kepolisian

Menurut pihak keluarga Lorena, tersangka dikenal di daerah tersebut dan biasa mendatangi rumah korban.

Ada dugaan bahwa kejahatan itu mungkin telah direncanakan sebelumnya. Dua galian kuburan ditemukan di dekat rumah tempat tinggalnya. Selain itu, ia diduga menjual sepeda motor dan mengatakan bahwa ia akan membeli tiket ke São Paulo dengan uang yang diperolehnya.yau

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Prabowo Resmikan Kilang Minyak Balikpapan

BALIKPAPAN (Realita)- Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). …