KEDIRI (Realita) - Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas hidup para lansia.
Sebagai bentuk nyata perhatian tersebut, digelar Senam Bersama Lansia di Taman Sekartaji, Kamis, 11 September 2025.
Puluhan lansia dari berbagai kelurahan antusias mengikuti kegiatan ini, yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri bekerja sama dengan TP PKK Kota Kediri.
Upaya peningkatan kualitas hidup lansia ini diwujudkan melalui beragam program kesehatan dan sosial yang berkelanjutan.
Sebelum memulai senam bersama, Gus Qowim, sapaan akrab Wakil Wali Kota Kediri menuturkan, sehatnya lansia mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah terhadap masyarakatnya.
Di Kota Kediri, angka Usia Harapan Hidup (UHH) tahun 2024 mencapai 75,94 tahun. Angka tersebut naik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ini menunjukkan bahwa kualitas kesehatan masyarakat Kota Kediri, termasuk para lansia, semakin baik.
Oleh karena itu, Gus Qowim menekankan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menghadirkan berbagai program pro lansia, seperti program Sekolah Lansia Tangguh hasil kolaborasi DP3AP2KB dengan BKKBN Jawa Timur.
Lalu Posyandu Lansia yang rutin dilaksanakan setiap bulan di seluruh kelurahan. Serta bantuan sosial dari Dinsos yang diperuntukkan bagi lansia dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN).
“Semua ikhtiar ini kami lakukan agar para lansia tetap sehat dan bahagia di usia senja. Namun tentu, keberhasilan program ini juga bergantung keaktifan para lansia untuk ikut serta,” ujarnya.
“Maka saya berpesan, tetap semangat mengikuti kegiatan positif, baik yang digelar oleh pemerintah maupun oleh lingkungan sekitar. Dengan demikian, para lansia ini akan semakin aktif, sehat, dan menjadi teladan bagi generasi muda,” tutur Gus Qowim.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Kediri, Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin menuturkan, TP PKK Kota Kediri bersama Pemkot Kediri terus berkomitmen mendukung para lansia agar tetap aktif, produktif, dan sejahtera.
“Berbagai program dicanangkan, mulai dari Posyandu Lansia, layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage, kegiatan sosial, hingga senam bersama seperti hari ini. Semua ini bertujuan agar para lansia bisa menikmati usia senja dengan bahagia, sehat, dan penuh makna. Lebih lanjut, seperti tema Hari Lanjut Usia Nasional kali ini adalah ‘Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera,” ujarnya.
Ning Faiq mengingatkan, kesejahteraan bangsa bermula dari keluarga yang harmonis, termasuk bagaimana menghormati dan merawat orang tua serta para lansia.
“Lansia bahagia itu lansia yang sehat jasmani rohani, dihargai, dicintai, dan terus diberi ruang untuk berkontribusi,” tambahnya.
Ning Faiq juga mengajak para lansia untuk selalu menjaga gaya hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta menguatkan semangat bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap aktif. Sebab benar kata pepatah, ‘usia hanyalah angka’, yang terpenting adalah semangat, kesehatan, dan kebahagiaan hati.
“Selamat mengikuti senam bersama. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan,” pungkasnya. (ADVDiskominfo/Kyo)
Editor : Redaksi