ARAGUARI (Realita)- Seorang pemuda lainnya tertembak di bagian tangan. Pelakunya belum teridentifikasi dan masih buron. Polisi Militer terus berpatroli dan melacak operasi
Dua orang pemuda tewas dan seorang lainnya terluka setelah ditembak di depan toko minuman di Avenida Miguel Assad Debs, di lingkungan Santa Terezinha, Araguari, pada Minggu malam (19). Menurut informasi dari Polisi Militer, kejahatan tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 dan kejahatan tersebut terekam oleh kamera pengawas.
Rekaman menunjukkan sebuah sepeda motor dengan dua penumpang mendekati lokasi. Salah satu dari mereka turun sambil bersenjata dan menembaki para pemuda tersebut. Salah satu korban jatuh di depan toko, sementara yang lain mencoba melarikan diri tetapi tertembak dan jatuh di tengah jalan. Dalam keadaan terluka, pemuda itu ditembak lagi sebelum para penyerang melarikan diri.
Layanan Gawat Darurat Bergerak (SAMU) dipanggil, namun kedua pemuda tersebut meninggal dunia di tempat kejadian. Polisi Militer menutup area tersebut hingga tim forensik Kepolisian Sipil tiba, yang kemudian memulai penyelidikan.
Para korban diidentifikasi sebagai Alysson Santos Costa, Felipe dos Anjos Silva, dan Clayton de Oliveira Silva. Alysson, yang menurut polisi merupakan target utama, ditembak di punggung, leher, dan lengan, lalu meninggal di tempat kejadian. Felipe, yang sedang berada di depan toko untuk membeli rokok, mencoba lari, juga tertembak, dan meninggal. Clayton melaporkan bahwa ia sedang duduk bermain ponsel ketika tangannya terkena tembakan.
Kepolisian Militer melaporkan, Alysson memiliki riwayat perampokan, mengemudi berbahaya, dan pengancaman. Namun, menurut anggota keluarga dan saksi, tidak ada keterlibatan dengan faksi kriminal.
Pelakunya belum teridentifikasi dan masih buron. Polisi Militer terus berpatroli dan melaksanakan operasi pencarian
Pembunuhan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekerasan yang signifikan di Araguari. Menurut data Observatorium Keamanan Publik Minas Gerais, antara Januari dan September tahun ini, tercatat 25 kasus pembunuhan di kota tersebut, meningkat 150% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, ketika hanya terdapat 10 kasus.
Bulan Juli dan Agustus mencatat angka tertinggi, masing-masing dengan 11 dan 4 kasus pembunuhan. Dua kasus pembunuhan pada hari Minggu belum dimasukkan dalam statistik resmi negara bagian.rod
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-43718-saat-beli-rokok-dua-pemuda-tewas-ditembak-di-depan-toko