Soal Pelaporan Pandji ke Polisi, NU Bantah Punya Punya Organisasi Bernama Angkatan Muda Nahdlatul Ulama

JAKARTA (Realita)-Tak cuma Muhammadiyah, sebelumnya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga membantah soal Angkatan Muda Nahdlatul Ulama yang turut melaporkan Pandji ke Polda Metro Jaya.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil menegaskan kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama bukan bagian dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam itu.

Ulil menegaskan tidak ada lembaga, badan otonom NU, maupun perkumpulan NU yang bernama Angkatan Muda NU.

"Kalau representasi PBNU jelas tidak," kata Gus Ulil melansir NU Online, Jumat (9/1).

Menurutnya, sejak dulu banyak kelompok atau individu yang melakukan berbagai aktivitas dengan mengatasnamakan NU. Ia menjelaskan sejumlah gerakan yang muncul atas nama NU biasanya bersifat spontan dan temporer. Bahkan, sebagian hanya bertahan dalam hitungan jam.

"Ada yang mau demo untuk isu tertentu, bikin gerakan atas nama NU. Umurnya mungkin hanya beberapa jam saja, karena setelah jamnya lewat, gerakan itu ya ndak ada lagi. Itulah uniknya NU," ujar Gus Ulil.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya ruang humor di tengah kehidupan masyarakat. Gus Ulil menyayangkan jika seorang komedian yang bertugas menghibur publik justru harus dilaporkan untuk berhadapan dengan proses hukum.

Sebelumnya, laporan terhadap dilayangkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah dan teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.

Pelapor sekaligus Presedium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid mengatakan laporan dilayangkan karena materi komedi yang disampaikan Pandji dalam acara 'Mens Rea' dinilai menghina dan menimbulkan kegaduhan.

"Kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media," kata Rizki kepada wartawan dikutip Kamis (8/1).

Rizki juga menilai materi standup comedy Pandji itu berpotensi memecah belah dan menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan anak muda NU dan Muhammadiyah.

"Narasi fitnahnya adalah menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis yang terus kemudian ini disampaikan seolah-olah NU dan Muhammadiyah mendapatkan tambang begitu karena imbalan begitu ya imbalan karena telah memberikan suaranya terhadap kontestasi pemilu yang kemarin," ucap dia.

Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan polisi terhadap komika Pandji Pragiwaksono buntut materi standup comedy-nya di acara 'Mens Rea'.

"Benar bahwa 8 Januari ada laporan dari masyarakat atas nama [inisial] RARW," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.

Ia menjelaskan laporan itu tentang dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama berkaitan dengan pernyataan Pandji di 'Mens Rea'.

"Penyidik akan melakukan klarifikasi dan analisa barang bukti, agar masyarakat tetap bijak dalam menyampaikan infotmasi. Beri ruang bagi penyelidik dan penyidik dalam proses penegakan hukum," ujarnya.ang

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Helikopter Angkut Pengusaha Kaya Jatuh

PERM (Realita)- Sebuah helikopter yang membawa seorang pengusaha yang menyediakan layanan untuk Gazprom dan Rosneft jatuh di Rusia. Sebuah helikopter pribadi …