Polisi Periksa Belasan Saksi Terkait Lawakan Pandji Mens Rea

JAKARTA (Realita) - Komika Pandji Pragiwaksono belakangan menjadi sorotan akibat pertunjukan spesial terbarunya bertajuk Mens Rea yang tayang di platform streaming Netflix.

Kehadiran Pandji di Bareskrim Polri pada Senin (2/2/2026) pun tak luput dari pertanyaan awak media mengenai perkembangan kasus tersebut.

"Soal Mens Rea?" tutur Pandji memastikan pertanyaan yang diajukan.
 
Haris Azhar selaku kuasa hukum Pandji tidak menampik ada sejumlah laporan yang masuk terkait materi dalam pertunjukan Mens Rea. Ia membenarkan adanya proses hukum yang sedang berjalan seiring viralnya tayangan komedi tersebut di masyarakat.

"Ya kita tahu, ada.. ada beberapa laporan," ungkap Haris Azhar.

Mengenai perkembangan kasus itu di Polda Metro Jaya, Haris Azhar menyebutkan bahwa polisi masih bekerja mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Dari informasi yang beredar, penyidik kabarnya tengah memeriksa belasan saksi untuk mendalami laporan tersebut.

"Update-nya, ya kalau kita lihat dari pemberitaan polisi lagi periksa 17 saksi. Itu aja. Selebihnya tanya sama polisi," tambah Haris.

Materi Mens Rea sendiri memicu perdebatan sengit di tengah masyarakat, hingga dibahas di forum-forum diskusi.

Menanggapi hal itu, menurut Pandji setiap orang memiliki kebebasan untuk beropini terhadap karya seni yang telah dirilis ke publik.

"Saya rasa siapa pun berhak untuk punya opini. Saya sebagai orang yang berkarya, ketika karyanya sudah dirilis gitu, orang bisa punya opini," kata Pandji.
 
Pandji menekankan bahwa tujuan utamanya membuat pertunjukan murni komedi. Ia menegaskan bahwa desain utama dari Mens Rea adalah untuk memberikan hiburan kepada masyarakat luas.

"Bagi saya itu adalah pertunjukan komedi, didesain untuk menghibur masyarakat," tegasnya. 

Pandji mengakui sudah memprediksi adanya respons dari penonton, seiring kesuksesan Mens Rea yang sempat menduduki peringkat pertama trending di Netflix Indonesia. Namun ia tidak menyangka respons tersebut akan berujung pada polemik yang panas.

"Kalau akan menimbulkan respons sih tentu sudah diperkirakan. Tapi saya memperkirakannya responnya respon terhibur," ujarnya.

Meskipun respons yang diterima bercampur antara pujian dan kritikan pedas, Pandji memilih untuk menerima segala bentuk tanggapan tersebut sebagai konsekuensi logis dari sebuah karya.

Ia menganggap perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah terjadi dalam dunia hiburan dan seni panggung.

"Bahwa pada akhirnya seperti ini, ya saya terima aja dan memang mungkin itu wajar ya. Siapa pun boleh punya pendapat terhadap karya saya," lanjutnya.

Salah satu laporan yang muncul adalah adanya dugaan unsur penistaan agama. Menanggapi laporan tersebut, Pandji menghormatinya sebagai hak konstitusional setiap warga negara.

"Ya mungkin beliau-beliau ini sedang menjalankan haknya sebagai warga negara, ya saya ikutin aja prosesnya," jawab Pandji.

Mengenai apakah dirinya sudah dipanggil secara resmi oleh Polda Metro Jaya terkait laporan materi Mens Rea, Haris Azhar menyebut prosesnya sedang berjalan. Ia menduga bahwa panggilan pemeriksaan mungkin sudah ada atau akan segera dijadwalkan.

"Masih pemeriksaan, panggilan.. panggilan ada juga sih. Cuma nanti aja kita kabarin," tutup Haris Azhar.ab

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Ketua MK Menangis, Ada Apa?

JAKARTA (Realita) - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo tak kuasa menahan air mata ketika menutup sidang pengucapan putusan pada Senin (2/1/2026). Itu …

Penjaga Sekolah  Ditemukan Tewas Tergantung

SUKABUMI (Realita)- Warga Kampung Cikoneng, Rt/01/16, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam …