Banyak Orang Indonesia yang Doyan Makan Minum Manis, Jumlah Penderita Diabetes Masih Tinggi

JAKARTA (Realita) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti masih tingginya angka diabetes.

Kondisi ini menurut Menkes karena kebiasaan masyarakat yang doyan mengonsumsi makanan atau minuman manis.

Ditambah lagi kebiasaan masyarakat yang seringkali mengabaikan kondisi tubuhnya dan tidak rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Gula ini mother of all diseases, didiemin kita rasa sehat. Orang Indonesia suka gitu kan? Nggak diapa-apain kena ginjal, kena mata, kena stroke, jantung, segala macam penyakit keluar," kata Menkes dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Melalui temuan dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dari data Kemenkes Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat masih yang paling banyak 'menyumbang' kasus diabetes.

"Ini yang kita dapat 295.048 (peserta CKG diabetes yang terkendali, red) menurut saya sangat under nih. Ini sedang ada masalah, ini sedang kami cek kenapa rendah sekali," kata Menkes.

"Nah itu diberikan obat, sama dikasi metformin setiap kali dia minum, itu yang terkendali sangat rendah sekali 6.736. Ini yang tahun ini akan kami masifkan," sambungnya.

Kepada para pengidap diabetes, Kemenkes ke depannya akan lebih ketat dalam mengawasi mereka.

Saat muncul gejala-gejala awal risiko kardiovaskular, akan langsung segera diberikan pengobatan yang diperlukan.

"Langsung kami obatin, sehingga tidak usah masuk rumah sakit, tidak usah stroke, tidak usah kena serangan jantung," katanya.ik

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru