PONOROGO (Realita)- Ratusan pengayuh becak kayuh yang rata-rata lansia mendapatkan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penyerahan batuan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) Indonesia ini dilakukan di Pendopo Pemkab Ponorogo, Senin (09/02/2026).
Penyerahan bantuan yang diproduksi PT Pindad Indonesia ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua YGSN Nanik S Deyang. Kegiatan penyerahan bantuan 200 unit becak listrik ini juga disaksikan langsung oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Ponorogo.
Wakil Ketua YGSN Nanik S Deyang megatakan, batuan becak listrik ini tidak dibiayai oleh uang negara, bantuan ini murni dibiayai oleh uang pribadi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program ini sendiri bertujuan untuk mengangkat taraf ekonomi para pengayuh becak yang rata-rata lansia. Sehingga tidak perlu bekerja keras lagi di masa tuanya.
“ Jadi bantuan ini adalah hati nurani pak Presiden, bilau tidak tega orang-orang Indonesia terutama yang sudah sepuh masih mengayuh becak di jalanan. Untuk itu beliau memberikan bantuan ini agar mempermudah pekerjaan tukang becak khususnya para lansia yang masih ingin produktif. Agar Ekonominya bisa terangkat,” ujarnya.
Nanik mengaku, satu unit becak listrik ini harganya mencapai Rp 22 juta. Ia pun berpesan agar para penerima bantuan tidak menjualnya dan memanfaatkan bantuan ini untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
“ Tidak boleh dijual. Tolong dirawat dan digunakan yang baik. Kalau ketahuan di jual nanti ada tindakan tegas,” akunya.
Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengaku untuk memberdayakan para tukang becak ini, maka becak listrik ini akan di jadikan alat transportasi wisata di Kota Ponorogo. Ia akan memberikan spot-spot bagi tukang becak listrik untuk mengangkut wisatawan yang ingin menikmati suasana Kota Ponorogo.
“ Rencananya akan kita jadikan becak wisata. Kita hias becaknya dengan lampu agar menarik wisatawan sehingga para tukang becak listrik ini bisa terus eksis,” pungkasnya.znl
Editor : Redaksi