Sholat di Masjidi Haram, Boleh Rapat Shafnya

Advertorial

MAKKAH - Otoritas Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah dengan kapasitas penuh di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Aturan itu berlaku mulai hari ini, Minggu (17/10).

Seperti dikutip dari situs Saudi Press Agency, para pekerja mulai melepaskan stiker jaga jarak atau social distancing di sejumlah titik di dua masjid tersebut yang sebelumnya terpasang karena pandemi Covid-19.

Jamaah yang diperbolehkan masuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, harus sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19. Dan memakai masker dan menggunakan aplikasi pelacakan umrah.

Dilansir dari Al Arabiya, aturan penggunaan masker di ruang terbuka tidak diwajibkan untuk penerima vaksin lengkap. Namun, masyarakat tetap harus memakainya di ruang tertutup dan area yang tidak terpantau oleh aplikasi pelacakan Tawakkalna.

Peraturan jarak sosial juga akan dicabut dan tempat-tempat umum, transportasi, restoran, bioskop, dan pertemuan lainnya yang dipantau oleh Tawakkalna akan diizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh untuk orang-orang yang telah menerima kedua dosis vaksin. 

Tawakkalna adalah aplikasi resmi pelacakan kontak Saudi yang disetujui oleh kementerian kesehatan. Aplikasi ini digunakan untuk memverifikasi atau memberikan bukti status vaksinasi individu dan menunjukkan status infeksi.iva

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Ramadhan, Israel Berani Serang Iran lagi

Teheran (Realita)- Israel kembali menyerang Iran. Serangan dilancarkan pada Sabtu (28/2), dan mengulang lagi situasi berbahaya di Timur Tengah saat Iran tengah …

Motor vs Truk, Korban sempat Kejang

KEBALEN- Kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar Taman Kebalen pada Jumat dini hari, 27 Februari 2026. Insiden tersebut melibatkan sebuah sepeda motor dan …