Jaga Rumah Jampidsus, TNI Dikritik YLBHI: Dilatih Perang Malah Jadi Satpam 

JAKARTA (Realita)- Ketua YLBHI Muhamad Isnur mengkritik keras keberadaan TNI yang menjaga rumah Jampidsus Febrie Adriansyah saat polisi melakukan penggeledahan.

Ia menilai pasukan yang seharusnya dilatih untuk perang malah berperan seperti satpam di depan rumah pejabat.

Menurut Isnur, pengerahan TNI berdasarkan Perpres 66/2025 justru berpotensi mencoreng nama baik institusi karena bisa dianggap menghalangi penegakan hukum.

Kehadiran tentara di lokasi penggeledahan, kata dia, menimbulkan kesan obstruction of justice.

"Maka indikasi atau orang menganggap bahwa ini adalah upaya membarikade, upaya menyabotase, upaya dalam rangkaian obstruction of justice. Itu jangan sampai ada seperti itu," katanya. 

Isnur juga mengingatkan agar Panglima TNI tidak kehilangan kendali dengan membiarkan komandan bertindak sesuka hati. Ia menegaskan bahwa tidak ada ancaman militer yang relevan sehingga pengerahan pasukan dianggap tidak tepat.

Pertanyaan besar pun muncul: apakah fungsi TNI sedang bergeser dari pertahanan negara menjadi penjaga rumah pejabat? 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pelawak Temon Tutup Usia

JAKARTA (Realita)-Dunia hiburan berduka. Komedian Simson Rarameha Ngadang atau lebih dikenal dengan Temon alias Temon templar meninggal dunia di umur 60 …

Rachmat Gobel Tutup Usia

INNALILLAHI wainna illaihi rojiun! Pengusaha nasional sekaligus anggota DPR RI, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di …