SDN 09 Kebayoran Roboh, Dicuekin 2 Tahun! Poros Rawamangun Minta Kadisdik DKI Dicopot

JAKARTA (Realita)- Buntut viralnya video robohnya SDN 09 Kebayoran Lama Selatan, desakan agar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta mundur semakin menguat. 

Pernyataan itu termasuk dari Ketua Umum Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto, dirinya menilai ada indikasi kelalaian Kadisdik sebagai penanggung jawab pendidikan warga Jakarta yang diduga mencederai kepercayaan publik, termasuk Gubernur DKI Pramono Anung.

"Robohnya gedung sekolah tersebut diketahui sudah dilaporkan sejak pertengahan 2024 lalu kepada pihak Kadisdik," ujar Rudy dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

Namun hingga kini, kata Rudy, penanganan tidak kunjung dilakukan dengan alasan efisiensi anggaran. 

"Seharusnya Kadisdik DKI juga melaporkan kondisi darurat tersebut kepada Gubernur atau DPRD agar rehab gedung mendapat atensi prioritas. Nyataannya, masalah ini terbengkalai selama lebih dari 2 tahun dan tidak kunjung penyelesaian," ungkapnya.

Rudy menilai kelalaian itu semakin tidak masuk akal mengingat setiap tahun Pemprov DKI selalu menghadapi kendala daya tampung sekolah dan siswa dalam proses PPDB.

"Masa prosesnya sudah 2 tahun lebih dibiarkan atau kelalaian yang disengaja. Banyak orang kaget dan merasakan keanehan termasuk aparat Pemda dan Gubernur," terangnya.

Aktivis senior ini menyebut kejadian tersebut merusak citra Gubernur Pramono Anung di mata warga Jakarta, karena publik menganggap pimpinan daerah tidak responsif terhadap kondisi fasilitas pendidikan dasar.

Karena itu, sejumlah pihak mendesak Kadisdik DKI mundur atau dinonaktifkan. Alasannya, diduga melanggar konstitusi terkait jaminan pendidikan bagi warga negara, serta melakukan pembiaran terhadap masalah yang mengancam keselamatan siswa dan guru.

"Kelalaian yang disengaja serta melakukan pembiaran masalah sehingga merusak citra Gubernur Pramono Anung di warga Jakarta," tegas Rudy.

Pramono Akui Kecolongan, Janji Bangun Ulang

Terpisah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku prihatin dengan kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh hampir 2 tahun dan tak kunjung diperbaiki.

"Ini jelas tamparan keras bagi Jakarta, terutama bagi saya pribadi, pendidikan yang kemudian seperti itu benar-benar menampar muka saya lah gitu," ucap Pramono, Kamis (23/7).

Pramono menuturkan baru mengetahui kondisi sekolah tersebut setelah viral di media sosial. 

Maka dari itu, Ia memutuskan Pemprov DKI segera membangun kembali sekolah tersebut.

"Kebetulan kemarin kami sudah rapatkan dan hari ini dirapatkan kembali untuk diputuskan," tutur dia.

Pramono juga dijadwalkan meninjau langsung lokasi pada Jumat, 24 Juli 2026. 

"Besok saya akan melakukan kunjungan ke lapangan. Intinya adalah pendidikan bagi saya, kesehatan, dan sosial itu bagi saya adalah hal yang paling mendasar yang harus diperbaiki di Jakarta," pungkasnya.

Terbengkalai Sejak 2024

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi menjadi sorotan karena bangunannya tak layak digunakan akibat roboh sejak tahun 2024. 

Meski di Ibu Kota, sekolah terlihat terbengkalai. Rangka atap ambruk ke dalam kelas, lingkungan kumuh, dan daun-daun berserakan. Para murid terpaksa belajar di tempat lain hingga ada perbaikan.

Ironisnya, Disdik DKI sebelumnya menyebut sekolah ini masuk prioritas perbaikan pasca ambruk. Namun pembangunan baru dijadwalkan 2027.

Kini publik menunggu langkah konkret Pemprov DKI untuk memastikan seluruh sekolah di Jakarta mendapat perawatan layak, agar tragedi serupa tidak terulang. (Ang)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru