Risma Bidik Pasar Menengah Atas untuk UMKM Pesisir Malang Selatan, Suvenir dan Olahan Laut Jadi Andalan

MALANG – Tri Rismaharini mendorong UMKM pesisir Malang Selatan agar bisa menembus pasar menengah atas melalui peningkatan kualitas suvenir dan produk olahan hasil laut. Upaya ini dilakukan melalui pelatihan desain, pemilihan bahan, dan pengolahan produk agar memiliki nilai jual lebih tinggi, daya saing, serta peluang pasar yang lebih luas.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari workshop gerakan Merawat Pertiwi di Pantai Asmara, Malang Selatan, Jumat (16/10/2026). Program ini menyasar pengrajin dan ibu-ibu nelayan agar potensi lokal dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Risma mengatakan, produk kerajinan masyarakat perlu mendapat sentuhan desain dan peningkatan kualitas bahan agar mampu bersaing di pasar yang lebih tinggi.

“Makanya kita juga bantu training untuk para pengrajin, terutama untuk suvenir, supaya mereka bisa memasuki pasar yang lebih atas dengan kualitas desain dan kualitas bahan lebih baik,” ujar mantan Wali Kota Surabaya tersebut.

Menurut Risma, bahan baku yang tersedia di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi suvenir khas yang memiliki nilai tambah, terutama untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Dengan pengembangan produk yang tepat, kerajinan lokal berpeluang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Selain kerajinan, pelatihan juga menyasar ibu-ibu nelayan melalui pengembangan produk olahan hasil laut. Usaha ini dinilai penting untuk menambah pendapatan keluarga, khususnya ketika kondisi cuaca membuat nelayan tidak bisa melaut.

Risma menjelaskan, pengolahan hasil laut memungkinkan produk bertahan lebih lama sehingga produksi dapat ditingkatkan dan pemasaran diperluas ke segmen menengah atas.

Di sektor pariwisata, ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan potensi yang sudah dimiliki, termasuk perahu nelayan untuk kegiatan wisata. Namun, aspek kebersihan harus menjadi perhatian utama agar wisatawan merasa nyaman.

“Tidak ada wisata di mana pun yang sukses tanpa menajaga kebersihan,” tegasnya.

Risma berharap, peningkatan kualitas UMKM yang didukung pengembangan pariwisata dapat membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat pesisir, mulai dari suvenir hingga kuliner khas daerah. Dengan demikian, potensi lokal tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memberikan nilai ekonomi nyata bagi warga. tyan

Editor : Redaksi

Berita Terbaru