Gowes Bareng Walikota, Ramaikan HUT ke-18 RSUD Kota Madiun

realita.co
Gowes bersama Walikota yang digelar RSUD Kota Madiun.

MADIUN (Realita)- Rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-18 RSUD Kota Madiun semakin meriah dengan acara gowes bareng Walikota Madiun, Jumat (3/6/2022). Setelah bersepeda mengelilingi Kota Madiun, acara dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada warga sekitar rumah sakit dan pengundian doorprice, serta hadiah lomba inovasi. 

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, dengan usia yang semakin dewasa ini, rumah sakit harus lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pun, pelayanan yang sudah semakin bagus dan prima tersebut, harus lebih ditingkatkan.  

Baca juga: KPK Periksa Sejumlah Saksi di KPPN Madiun, Dalami Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Jerat Maidi

“Pelayanan yang sudah bagus dan prima ini harus semakin bagus lagi jangan sampai menurun,” katanya. 

Pelayanan yang semakin baik itu, lanjut Maidi, bukanlah manis dibibir saja. Hal itu dibuktikan saat dirinya melakukan sidak sendirian tanpa diketahui pihak manajemen dari rumah sakit. Satu per satu secara acak pasien ditanya terkait pelayanan. Hasilnya, mereka mengaku puas.    

“Alhamdulillah untuk target-target ini terpenuhi semua. Mulai pelayanan saya cek, saya quesioner, Alhamdulillah tidak ada yang mengecewakan. Karena saya menekankan agar rumah sakit ini sosial bisnis,” tuturnya. 

Karyawan RSUD mendapatkan hadiah dan penghargaan lomba inovasi pelayanan.

Kedepan, ada beberapa target yang wajib dipenuhi oleh RSUD Kota Madiun. Yakni meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para dokter. Rencananya, Pemkot bakal mengirimkan para dokter ke Turki untuk pelatihan disana. 

“SDM saya tingkatkan dengan mengirimkan dokter ke Turki. Sehingga biar lebih profesional dan berkualitas,” terangnya. 

Baca juga: Penahanan Diperpanjang 40 Hari, Wali Kota Nonaktif Madiun Maidi Jalani Ramadan hingga Idul Fitri di Rutan KPK

Selain itu, pembenahan fasilitas di kamar operasi. Menurutnya, saat ini kapasitas kamar operasi dianggap kurang luas. Tidak sebanding dengan pasien yang ada. Sehingga kedepan, perlu adanya perluasan kamar operasi. 

“Karena kamar operasi kita kurang luas. Sehingga kita perluas dan kita benahi yang bagus. Jangan sampai mau operasi suruh antri. Kalau sakit dan mau operasi ya langsung hari itu juga,” tandasnya. 

Di tempat yang sama, Plt Direktur RSUD Kota Madiun, Agus Nurwahyudi mengatakan, acara gowes bareng Walikota ini dilakukan untuk menutup rangkaian HUT ke-18 RSUD Kota Madiun. Bersepeda keliling Kota Madiun dipilih untuk merelaksasi pikiran setelah dua tahun terakhir berkutat dengan Covid-19.  

“Sebelumnya kan mikir covid, jadinya tegang, stress, maka kita relaksasi pikiran dengan acara gowes ini,” katanya. 

Baca juga: KPK Bawa Dua Mobil Mewah Milik Rahma Noviarini ke Jakarta, Diduga Terkait Kasus Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif

Selain beberapa acara tadi, RSUD juga mengadakan pemeriksaan Mammografi. Pemeriksaan Mammografi adalah metode untuk mendeteksi kanker payudara. Pemeriksaan ini merupakan salah satu fasilitas yang dimiliki RSUD Kota Madiun. 

Walikota Madiun, Maidi didampingi Plt Direktur RSUD Kota Madiun, Agus Nurwahyudi memberikan bantuan sembako kepada warga sekitar RS.

"Kita juga adakan pemeriksaan mamugrafi untuk memeriksa payudara seorang perempuan, syaratnya 35 tahun umurnya. Apakah adanya kecurigaan tumor atau kanker,” tandasnya. adv/rsud

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru