Varian Delta Plus Masuk Terdeteksi di Indonesia, Jangan Parno!

realita.co

JAKARTA- Bioinformatika lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM), Sahal Sabilil Muttaqin mengungkapkan varian baru Delta Plus telah ditemukan di dua wilayah Indonesia. 

Melalui postingan di akun media sosial Twitter, dia menjelaskan bahwa varian Delta plus dan AY.3 ditemukan di Jambi. Sedangkan sekuens awal Delta Plus juga ditemukan di Mamuju.  

Baca juga: Tenang! Varian Delta Lebih Berat daripada Omicron

Dalam sekejap unggahan tersebut menjadi viral dan menjadi perbincangan para netizen di media sosial. Masyarakat pun penasaran dengan varian Delta Plus dan bahaya yang ditimbulkan dari virus baru tersebut. 

Baca juga: Varian Baru Covid Kelas Super, Ditemukan

Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i mengungkapkan varian Delta Plus ini sudah ditemukan di beberapa negara diantaranya adalah Amerika dan Inggris. Secara garis besar jenis ini merupakan varian Delta biasa, tapi ada mutasi di protein K417N yang dikhawatirkan dapat menghindari sistem imun dan menular lebih cepat. 

Baca juga: Dinkes Surabaya Charger Ulang Semangat Juang Nakes

“Cuma sejauh ini belum ada evidence terkait dengan varian Delta Plus ini. Jadi ini hanyalah kekhawatiran saja. Jadi bisa saja virusnya sudah ada, tapi belum tentu jadi concern untuk Indonesia. Jadi varian Delta itu ada banyak jenisnya, dan yang baru ini belum diketahui,” ujar dr. Fajri dilnsir Inews, Selasa (27/7/2021).new

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru