Didik Setiawan Sempat Cabuli Anak Perempuan Dua Kali, Sebelum Dicekik sampai Tewas

realita.co
Didik Setiawan saat digelandang polisi, Senin (3/6/2024). Foto: Tommy

 BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota menetapkan Didik Setiawan, 61, sebagai tersangka pembunuhan dan pencabulan terhadap anak perempuan berusia 9 tahun di Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

"Tersangka membekap dan mencekik korban hingga meninggal," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar M. Firdaus, Senin (3/6/2024).

Baca juga: Muhammad Rosuli, Mantan Ketua Ormas di Surabaya, Divonis 5 Tahun dalam Kasus Pencabulan Anak

Polisi mengonfirmasi tersangka melakukan praktik perdukunan, tapi kegiatannya sebagai dukun tidak berkaitan dengan pembunuhan dan pencabulan terhadap korban yang merupakan tetangganya sendiri.

"Motifnya perbuatan cabul," kata Kasat.

Peristiwa pembunuhan anak itu bermula ketika korban sedang bermain di lingkungan rumahnya dan dipanggil tersangka pada Jumat siang pekan lalu. Korban diduga disekap di dalam rumah tersangka.

Baca juga: Bejat, Cabuli Anak Tiri, Kuswanto Oknum Polisi Hanya Dihukum 6 Tahun Penjara

Orang tua korban panik karena anaknya tak kunjung pulang. Mereka melaporkannya kepada pengurus RT untuk diteruskan ke polisi.

Kasus pembunuhan dan pencabulan anak ini terungkap setelah orang tua korban mencurigai tersangka karena kerap diberi uang. Bersama polisi, warga dan keluarga korban menggerebek rumah dukun itu pada Minggu dini hari.

Baca juga: Sebelum Memperkosa dan Membunuh, Didik Setiawan Iming-imingi Korban dengan Uang untuk Beli Jajanan

Jasad korban ditemukan terbungkus karung beras di dalam lubang bekas pompa air sedalam 2,5 meter. Didik langsung ditangkap hari itu juga dan ditahan.

Kepada polisi, tersangka pembunuhan anak itu mengaku melakukan dua kali pencabulan terhadap korban pada Jumat dan Sabtu pagi. "Pada saat korban tidur, tersangka melakukan kekerasan hingga korban meninggal," kata Firdaus.tom

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru