GAZA - Israel tak henti melakukan serangan ke Wilayah Gaza, Palestina.
Padahal gencatan senjata sedang diusahakan untuk perdamaian antara Israel dan Palestina.
Baca juga: Dalam 24 Jam, Serangan Udara Israel di Gaza Bunuh 100 Warga Sipil
Israel masih tetap tak mempedulikan kemanusiaan. Mereka lagi-lagi menyerang warga sipil yang tak bisa berbuat apa-apa.
Walhasil, atas serangan terbaru Israel tersebut, sebanyak 19 orang tewas di Kamp pengungsi.
Israel melakukan serangan udara dan penembakan di Gaza tengah dan selatan pada Selasa (4/6/2024).
19 orang yang tewas tersebut, termasuk dua polisi yang tengah melindungi pengiriman bantuan kemanusiaan di Kota Rafah, Gaza selatan.
Baca juga: Teroris Israel Makin Beringas, Sekolah Milik PBB pun Dibom, 35 Orang Tewas
Sementara 17 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel itu, merupakan warga sipil di kamp pengungsi al-Bureij dan al-Maghazi serta kota Deir-al-Balah di Gaza tengah.
Sementara pada Selasa malam tank-tank menembaki sebuah wilayah di sebelah timur Gaza.
Beberapa orang mengatakan kepada Reuters bahwa dorongan militer Israel yang baru menimbulkan kepanikan, dengan beberapa keluarga yang tinggal di al-Maghazi mulai melarikan diri di bawah tembakan tank.
Baca juga: Teroris Israel Serang Rafah Habis-habisan, 35 Warga Palestina Tewas
Dalam pernyataan singkat yang dikeluarkan pada hari sebelumnya, militer Israel mengatakan jet-jet tempurnya menyerang sasaran militan Hamas di Gaza tengah.
Sementara pasukan darat beroperasi “secara terfokus dengan bimbingan intelijen” di wilayah al-Bureij.tri
Editor : Redaksi