CILEGON (Realita) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon menggelar Media Meeting di Sari Galuh, Grogol, pada Selasa, 29 Oktober 2024.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah wartawan lokal, bertujuan untuk meningkatkan partisipasi media dalam pengawasan pemilu, khususnya menjelang Pilkada.
Baca juga: Dana Hibah Bawaslu Cilegon Rp11,8 Miliar, Sisanya Dikembalikan ke Kas Daerah
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon, Ahmad Fauzi Chan memberikan sambutan yang menekankan pentingnya dukungan Bawaslu terhadap insan media. Ia menyatakan bahwa media memiliki peran krusial dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berkualitas kepada masyarakat.
“Melalui pertemuan ini, kita tidak hanya bertukar informasi, tetapi juga memastikan bahwa berita yang disajikan kepada publik benar-benar terpercaya, bukan hanya rumor,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua PWI mengingatkan jurnalis untuk selalu mengedepankan kode etik dalam setiap pemberitaan, terutama dalam isu sensitif yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran pemilu.
Baca juga: Bawaslu Cilegon Gelar Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024
“Kita perlu lebih bijak agar hasil jurnalistik kita dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Komisioner Bawaslu Kota Cilegon, Subiah, juga menyampaikan komitmen Bawaslu untuk menjaga keterbukaan dengan media dalam mendukung pengawasan pemilu. Ia mengingatkan bahwa meskipun ada kebijakan terbuka, ada informasi tertentu yang tidak dapat dipublikasikan, terutama terkait proses penanganan pelanggaran.
Baca juga: Gakkumdu Bawaslu Cilegon Proses Pelanggaran Pemilihan, DS Jadi Tersangka
“Informasi tentang pelanggaran akan disampaikan setelah proses penanganan selesai. Saat ini, kami lebih fokus pada upaya pencegahan pelanggaran selama masa kampanye,” jelas Subiah.
Dengan langkah ini, Bawaslu berharap pengawasan yang ketat dapat meminimalisir potensi pelanggaran, menjaga integritas pemilu di Kota Cilegon.fauzi
Editor : Redaksi