JEMBER (Realita) – Menjelang perayaan Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh camat di wilayah Kabupaten Jember. Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun warga yang kekurangan bahan pangan saat hari raya.
Instruksi tersebut disampaikan dalam pengarahan kepada jajaran pemerintah kecamatan pada Minggu (15/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menekankan bahwa memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, terutama warga kurang mampu, merupakan tanggung jawab langsung pemerintah di tingkat kecamatan.
Menurutnya, camat tidak boleh sekadar menerima laporan di kantor. Mereka diminta turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi masyarakat di wilayah masing-masing, sekaligus memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian pemerintah.
“Saya minta seluruh camat memastikan di daerahnya masing-masing tidak ada warga yang tidak punya bahan pokok di hari raya. Ini tanggung jawab besar kita bersama,” tegas Gus Fawait.
Ia menilai, momen Lebaran seharusnya menjadi waktu bagi masyarakat untuk merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan seluruh warga bisa merasakan kebahagiaan yang sama tanpa dihantui persoalan kebutuhan pangan.
“Lebaran itu hari kemenangan. Jangan sampai ada warga Jember yang tidak bisa memasak di rumahnya karena tidak punya bahan pokok,” ujarnya.
Lebih jauh, Gus Fawait juga mengingatkan bahwa mengabaikan warga yang kesulitan pangan, terlebih pada hari besar keagamaan, merupakan bentuk kelalaian serius dari aparat pemerintah. Ia meminta para camat menjadikan instruksi ini sebagai prioritas utama menjelang hari raya.
Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya warga miskin atau fakir yang belum terdata dalam program bantuan, Pemerintah Kabupaten Jember juga membuka jalur koordinasi langsung dengan pemerintah kecamatan. Dengan mekanisme ini, setiap persoalan yang muncul di lapangan diharapkan bisa segera ditangani tanpa harus menunggu proses birokrasi yang panjang.
“Kalau di kecamatan tidak bisa mengatasi, tolong sampaikan ke saya. Biar saya sendiri yang turun tangan memastikan mereka punya bahan pokok,” kata Gus Fawait.
Ia juga berharap seluruh elemen pemerintah, mulai dari perangkat desa, kelurahan hingga kecamatan, dapat bersinergi untuk memantau kondisi masyarakat secara aktif. Langkah tersebut dinilai penting agar tidak ada warga yang terlewat dari perhatian pemerintah.
“Ini menjadi komitmen Pemkab Jember dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kami ingin memastikan perayaan Idul Fitri di Jember berlangsung penuh kebahagiaan, tanpa ada warga yang harus menghadapi hari raya dalam kondisi kekurangan pangan. (R-Dy)
Editor : Redaksi