BANYUASIN (Realita)- Di kawasan aliran Sungai Gasing yang melintasi perumahan Tanah Mas Indah dan Talang Buluh, air sungai diduga tercemar limbah yang berbau menyengat.
Limbah tersebut telah berdampak negatif pada perumahan-perumahan yang terletak di sekitar aliran sungai, seperti Perumahan Tanahas, Al-Ghoni, Duta Tana Mas, Tiga Putri, dan Perumahan Talang Buluh.
Baca juga: Temuan Limbah B3 Ilegal di Gresik, Perusahaan dan Penimbun Terancam Sanksi Berat
Warga yang tinggal di perumahan ini sehari-hari menggunakan air sungai untuk keperluan seperti mencuci dan mandi, meskipun bukan untuk minum. Dampak pencemaran ini sangat dirasakan, seperti munculnya keluhan dari warga tentang bau busuk, air yang membuat gatal, hingga banyaknya ikan mati di sungai.
Baca juga: Sungai di Keling Jumputrejo Sidoarjo, Kembali Dipenuhi Sampah
Andre, seorang warga Perumahan Al-Ghoni, mengatakan bahwa ia bahkan sudah mencoba menelusuri sumber limbah hingga ke daerah Talang Buluh dan Tanjung Sari. Namun, kondisi medan yang sulit membuat upaya pelacakan tersebut belum membuahkan hasil.
Ketua RT 05 Tanah Mas Indah, Zamil, juga mengonfirmasi bahwa pencarian sumber limbah ini kerap terhambat oleh kesibukan warga. Meski sudah berusaha maksimal, hingga saat ini titik sumber pencemaran masih belum ditemukan.
Baca juga: Tak Tanggung-Tanggung! Bupati Bogor Utus DLH di Situ Rawa Jejed yang Tercemari Limbah
Warga berharap agar pihak terkait segera turun tangan agar pencemaran ini dapat diatasi dan kehidupan mereka kembali normal.andre
Editor : Redaksi