PONOROGO (Realita)- Pelaksanaan debat publik ke dua pemilihan bupati dan wakil bupati Ponorogo yang digelar KPU di Gedung Sasana Praja kota Ponorogo dituding masih keluar dari tema yang ditentukan.
Hal ini diungkapkan Calon Bupati (Cabup) Nomor urut 2 Sugiri Sancoko. Ia menyayangkan lawan debatnya Paslon nomor urut 1 Ipong Muchlissoni dan Segoro Luhur Kusuma Daru masih mengajak debat kusir dan tidak membahas gagasan ke depan dalam membangun Ponorogo.
Baca juga: MK Tolak Gugatan Ipong, Sugiri Dilantik Jadi Bupati Ponorogo 20 Februari
" Masih seperti minggu lalu gak ada bedanya, debat kusir," ujarnya calon petahana ini.
Sugiri mengaku, harusnya dalam debat publik ini lebih menitikberatkan pada tema yang diangkat, yakni meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menyelesaikan permasalah daerah. Bukan menyerang secara membabi buta serta menunjukkan diri paling baik dari siapapun.
Baca juga: Rekapitulasi Pilkada Ponorogo Tingkat Kabupaten, Rilis Menang 54,24 Persen, Ipong-Luhur 45,76 Persen
" Temanya tidak ketemu. Cuman mencari kesalahan. Maka ketika ngomong pemilu yang indah, hak rakyat demokrasinya indah tidak ketemu kalau model debatnya seperti itu, tapi ya sudahlah lah apapun akan kita lalui," ujarnya.
Kendati sempat diserang secara personal beberapa kali oleh Ipong, namun Giri mengaku tidak masalah. Pun terkait jawaban yang ia sampaikan atas pertanyaan yang diajukan Ipong-Luhur telah sesuai fakta dan puas atas apa yang telah dikatakan.
Baca juga: Hitung Cepat Pilkada Ponorogo, Sugiri-Lisdyarita Ungguli Ipong-Luhur
" Kami puas atas hasil debat hari ini. Kami terima karena kemampuannya hanya itu kita terima dengan baiklah," pungkasnya.znl
Editor : Redaksi