SURABAYA (Realita)- Sudah jatuh tertimpa tangga. itu yang dirasakan Ivan Sugianto. Tak cuma ditangkap polisi dan langsung ditahan, rekening milik Ivan juga diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Nama Ivan Sugianto tiba-tiba viral karena telah mengintimidasi siswa SMA Kristen (SMAK) Gloria 2, EN untuk sujud dan menggonggong.
"Ya (rekening) dia juga kami blokir," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Kamis (14/11).
Baca juga: Ivan Sugiamto Divonis 9 Bulan Penjara dalam Kasus Perlindungan Anak
Ivan mengatakan pihaknya juga memblokir sejumlah rekening terkait Valhalla Spectaclub Surabaya. Dari informasi yang beredar, Ivan disebut-sebut merupakan pemilik dari klub tersebut.
"Iya (rekening Valhalla Spectaclub diblokir), belasan (rekening), berkembang terus, proses masih jalan," ujarnya.
Kendati demikian, Ivan belum membeberkan ihwal kasus apa yang melibatkan pengusaha asal Surabaya itu hingga PPATK melakukan pemblokiran rekening.
Baca juga: Paksa Anak Sujud dan Menjenggong, Ivan Sugiamto Dituntut 10 Bulan Penjara
"Ada terkait beberapa kasus. Masih dalam proses analisis," ucap dia.
Ivan jadi sorotan publik luas buntut viral video yang memperlihatkan dirinya mengintimidasi EN hingga memaksanya untuk bersujud dan menggonggong.
Salah seorang sekuriti di SMAK Gloria 2, Kaslan mengatakan, peristiwa itu terjadi Senin (21/10) sore, saat para siswa pulang sekolah.
Baca juga: Ivan Sugiamto Jalani Sidang Lanjutan, Saksi Ungkap Proses Perdamaian
Atas keributan itu, SMA Kristen Gloria 2, melalui salah seorang gurunya kemudian membawa peristiwa itu ke jalur hukum, Kamis (28/10).
Laporan itu diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP/B/1103/XI/2024/SPKT POLESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR. Polisi sampai saat ini masih menyelidiki kasus tersebut.nn
Editor : Redaksi