Kompolnas Awasi dan Monitoring Penanganan Polres Brebes Dalam Kasus Tewasnya RS di Brebes

realita.co
Gufron Komisioner Kompolnas 2024-2028. Foto:Istimewa

JAKARTA (Realita)- Kasus kematian remaja bernama Rizky Setiawan (25) yang ditemukan tewas di semak-semak pingir bantaran sungai Cisanggarung, Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sampai hingga kini para terduga pelaku belum bisa terungkap.

Entah apa yang menjadi hambatan dari pihak kepolisian khususnya Polres Brebes jajaran Polda Jawa Tengah. Lima bulan berlalu, misteri kematian Rizky Setiawan yang diduga korban pembunuhan ini, semakin mengundang pertanyaan keluarga bahkan publik juga menanti kepastian hukum bagi para pelaku yang diduga kuat dengan sengaja merencanakan aksi kejinya terhadap almarhum.

Baca juga: Setahun Kasus Pembunuhan di Brebes Belum Terungkap, Pemerhati Desak Reformasi Polri Jilid 2

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Gufron juga menyoroti adanya indikasi lambannya pengungkapan peristiwa kematian Rizky yang sudah terlalu berlarut-larut.

"Kami (Kompolnas), sudah meminta klarifikasi melalui Kapolda Jateng terkait pengusutan kematian Sdr. RS oleh Polres Brebes," kata Gufron kepada wartawan, Kamis (13/2/2025).

Masih jelas kata Gufron, dari informasi yang diterima, penyidikan kasus ini terus dilakukan oleh Polres dan sejumlah langkah yang telah dilakukan antara lain, melakukan otopsi terhadap korban, pengecekan jejak komunikasi handphone (HP), pemanggilan sejumlah saksi dan lain-lain.

"Kami akan terus monitor dan awasi kinerja tim penyidik Polres dalam mengusut kasus ini," ungkap Gufron.

Dirinya juga meminta, Tim Penyidik harus lebih responsif lagi, termasuk jika ada keluhan-keluhan dari keluarga korban terhadap kinerja mereka selama ini. Harus segera direspons dan ditangani keluhannya, jangan didiamkan," tambahnya.

Kompolnas juga menghimbau, agar menggunakan semua sumber daya yang dimiliki oleh kepolisian untuk pengusutan kasus tewasnya adinda Rizky Setiawan.

Baca juga: Pesan Kapolri Dalam Kompolnas Award: Polri Tak Antikritik, Komitmen Terus Perbaiki Diri

Dan yang tidak kalah penting lagi adalah sampaikan informasi terkait perkembangan penyidikannya kepada keluarga korban. Hal ini penting sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepolisian dalam menangani laporan dan pengaduan masyarakat.

Sebelumnya Ibunda Rizky, Masrifah menceritakan keluhan terkait dugaan pengungkapan kasus kematian buah hatinya yang selama ini dibesarkan.

Disinggung, sejauh mana perkembangan kasus yang menewaskan adinda Rezky, dirinya hanya mengatakan belum ada perkembangan yang signifikan kabar dari keluarga yang di Brebes.


"Saya sekarang sedang diperantauan, dirinya meminta agar pelaku secepatnya terungkap, diberi hukuman seberat- beratnya dan satu lagi, apa motifnya. Sempat saya lihat beritanya masuk TV nasional waktu anak saya ditemukan," ucap Rumisah

Baca juga: Publik Pertanyakan Penanganan Tewasnya Rizky di Brebes, Kompolnas: Kita Tindaklanjuti

Sebelumnya juga,
Hinca Pandjaitan anggota Komisi III DPR RI yang juga Politisi Partai Demokrat, ikut angkat bicara dalam insiden yang menewaskan pemuda asal Brebes ini, dirinya mengatakan, kalau Komisi III meminta pihak kepolisian harus secara serius dan fokus dalam mengungkap siapa terduga pelaku dan dalang meninggalnya Rizky.

“Kita minta polisi sebagai penyidik yang menangani kasus ini serius dan fokus serta mengungkap siapa dalang pembunuhan ini," ujar Hinca Pandjaitan, Selasa (11/2).

Jebolan Universitas Padjajaran ini juga meyakini, jika kepolisian mampu mengungkap peristiwa pembunuhan dalam kasus tewasnya Rezky.

"Karena pihak kepolisian memiliki pengetahuan dan keahlian yang cukup untuk membongkar kasus ini," terangnya.(tom)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru