Dua Bersaudara Kena Ledakan Mercon yang Dimainkan Sendiri

realita.co
Serpihan mercon yang tersisa. Foto: Inef

ALOR SETAR (Realita)- Polisi Kedah mengkonfirmasi adanya petasan yang meledak dan melukai dua bersaudara di Kuala Nerang, Selasa lalu dilarang untuk dijual.

Ketua Polis Kedah, Datuk Fisol Salleh mengatakan, petasan jenis itu belum disetujui untuk dijual. Hanya kembang api yang boleh dijual.

Baca juga: Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo, Dua Bocah Jadi Korban, 1 Tewas

Ia yang dihubungi hari ini mengomentari kejadian Selasa lalu yang menyebabkan Muhammad Zharif Daniel Norsyuwari Hariz, 7, dan adiknya Muhammad Aiman ​​​​Naufal, 4, terluka setelah bola petasan meledak saat bermain di halaman rumahnya di Kampung Baru, Kuala Nerang.

Baca juga: Ledakan Petasan Plosojenar Ponorogo 3 Orang Jadi Korban, Balon Udara dan Slonsong Mercon Diamankan

Muhammad Zharif Daniel yang sudah menjalani dua kali operasi masih dirawat di Rumah Sakit Sultanah Bahiyah (HSB) setelah seluruh jari tangan dan pergelangan tangan kirinya hancur serta pipi kanan robek.

Baca juga: Ledakan di Situbondo Diduga dari Pabrik Petasan, 1 Tewas dan 7 Luka

Sementara itu, Ketua Polis Padang Terap, AKBP Abdul Razak Osman mengatakan, masih dilakukan penyidikan untuk menindak penjualan petasan ilegal yang mengancam keamanan.kua

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru