SURABAYA (Realita) - Sebuah rumah milik pasangan suami istri berinisial RK (42), dan suaminya S di Jalan Keputran Kejambon II dibobol maling, Jumat (9/05/2025) dini hari. Dalam aksi pencurian tersebut, terduga pelaku berhasil membawa kabur uang senilai Rp 2,7 juta.
Saat terpergok, pelaku sempat berusaha kabur dengan melompati pagar, namun dikejar dan ditarik oleh korban. Walaupun lolos dari kejaran, korban mendapatkan tas selempang pelaku yang berisi HP, korek, dan dasi sekolah. Selain itu sandal pelaku juga tertinggal.
Baca juga: Gudang Material Ababil Iron Steel Dibobol Maling
Kasus tersebut sudah dilaporkan ke SPKT Polsek Genteng dengan nomor SBLP/76/V/2025/SPKT/Polsek Genteng/Restabes Surabaya/Polda Jatim.
Korban menjelaskan, setelah buang air kecil di depan teras rumahnya sekitar pukul 02.30 dini hari. Sebab saat itu kamar mandi rumah direnovasi. Korban dikejutkan dengan keberadaan seorang pelaku yang keluar dari dalam rumah.
"Setelah buang air kecil, waktu buka pintu saya berpapasan sama pelaku yang hendak keluar rumah," ujar korban, Rabu (14/05/2025).
Baca juga: Komplotan Curanmor dan Pembobolan Rumah Kosong Dibekuk Jatanras Polda Jatim
Melihat ada orang tak dikenal masuk rumah, korban berteriak maling. Sontak suaminya bangun dan mengejar pelaku yang berusaha lompat keluar pagar. Suaminya sempat menarik tangan pelaku. Namun pelaku bisa lolos.
"Suami saya saat itu tarik-tarikan sama malingnya. Yang kena tasnya. Pelaku lolos," jelasnya.
Korban menambahkan, pada saat kejadian gang sekitar rumah sepi. Warga bangun setelah mendengar teriakan R. "Saat tas pelaku saya buka isinya HP, dasi sekolah dan korek," terangnya.
Korban mengaku setelah kejadian tersebut, ia memeriksa di dalam rumah yang hilang atau diambil pelaku uang di lemari senilai Rp 2, 7 juta. Sementara untuk perhiasan emas aman.
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan ada laporan kasus pencurian tersebut. "Betul, saat ini dalam proses penyelidikan," ucapnya. Ty
Editor : Redaksi