Kades di Karanggeneng Lamongan Dilaporkan Istri Atas Dugaan Perselingkuhan dan KDRT

realita.co

LAMONGAN (Realita) - Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, berinisial I-F, dilaporkan ke Polres Lamongan oleh istrinya sendiri, NK. (13/05/2025).

Laporan tersebut diduga terkait skandal perselingkuhan yang melibatkan I-F dengan seorang perangkat desa setempat, serta kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami oleh N-K.

Baca juga: Usai KDRT, Terdakwa Tantang Mertua Lapor Polisi dan Usir Istri

Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya laporan tersebut.

"Betul mas, dilaporkan ke Polres Lamongan dan ditangani Satreskrim Polres Lamongan," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/5/2025).

Lebih lanjut, AKP Rizky menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang mendalami laporan tersebut. Pihaknya juga akan segera melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. "Baru undangan klarifikasi untuk saksi-saksi, mas," pungkasnya.

Baca juga: Pledoi Vinna Natalia Wimpie Ungkap Kekerasan dari Suaminya Sena Sanjaya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan perselingkuhan antara oknum kepala desa, I-F, dan sekretaris desa, INH, itu terjadi selama bulan Ramadan lalu. Kasus ini mencuat ketika I-F berpamitan kepada istrinya untuk melakukan perjalanan ke Malang selama 4 hari. Namun, secara mengejutkan seorang rekan sesama kepala desa justru menerima foto-foto syur yang memperlihatkan I-F bersama perangkat desanya di dalam sebuah kamar hotel.

Foto yang diduga dikirim oleh INH, yang disebut-sebut sebagai wanita selingkuhan I-F, dengan cepat menyebar di kalangan warga dan menjadi perbincangan hangat.

Tak hanya itu, kasus dugaan KDRT yang dialami N-K terjadi pada bulan April lalu, yang bermula ketika I-F meminta paksa telepon genggam yang sedang dipegang oleh anak mereka. Diduga, ponsel tersebut menyimpan bukti-bukti foto perselingkuhan I-F.

Baca juga: Pemulihan Korban KDRT di Depok, DP3AP2KB Beri Pendampingan Menyeluruh

Saat itulah, terjadi percekcokan sengit yang berujung pada kekerasan fisik antara I-F dan N-K di hadapan kedua anak mereka. Hal ini diungkapkan langsung oleh NK saat membuat laporan di Mapolres Lamongan pada Selasa (13/5/2025).

Reporter : David Budiansyah

Editor : Arif Ardliyanto

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru