PONOROGO (Realita)- Kabupaten Ponorogo mendadak jadi sorotan dunia, ini setelah nama Dewi Astutik (43) buronan Interpol karena diduga sebagai otak jaringan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 ton diketahui berasal dari Ponorogo.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Ponorogo Heri Sutrisno membenarkan data kependudukan Dewi Astutik alias Dinda yang telah tersebar di media sosial sebelumnya. Dimana buronan interpol ini diketahui lahir di Dukuh Sumber Agung RT 01 RW 01 Desa/Kecamatan Balong.
Baca juga: Dewi Astutik Eks PMI Asal Ponorogo yang Jadi Gembong Narkoba Internasional Ditangkap di Kamboja
" Benar yang bersangkutan lahir di Ponorogo," ujarnya, Rabu (27/05/2024).
Kendati lahir di Ponorogo, namun warga Dukuh Sumber Agung RT 01 RW 01 Desa Balong mengaku asing dengan nama Dewi Astutik, namun wajahnya diklaim mirip salah satu warga berinisial PA yang kini bekerja menjadi TKW di luar negeri.
" Kalau Dewi Astutik nggak ada namanya. Tahunya PA. Dia sudah lama menikah dengan warga sini, lalu merantau ke luar negeri. Terakhir pulang ke rumah sekitar tahun lalu. berangkat lagi. Kemananya nggak tahu, saya nggak di pamiti (diberi tahu)," ungkap Sri Wahyuni warga setempat.
Baca juga: Gembong Narkoba Dewi Astutik Diduga PA Seorang TKI Warga Slahung Ponorogo
Senada dengan Sri, Kepala Dusun ( Kasun) Sumber Agung Gunawan, mengaku tidak ada warganya yang bernama Dewi Astutik. Namun ia membenarkan alamat yang tertera foto KTP Dewi Astutik tersebut.
" Belum pernah dengar namanya Dewi Astutik itu. Ya ada beberapa polisi yang datang menanyakan, dan memang untuk nama tersebut yang beralamat di sini tidak ada," akunya.
Sekedar informasi, Dewi Astutik sebelumnya menjadi buronan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Interpol setelah namanya terkait pengungkapan kasus narkoba di Batam pada Senin (26/5/2025). Wanita kelahiran 8 April 1983 ini diduga terlibat dalam penyelundupan sabu-sabu seberat 2 ton melalui jalur laut di perairan Kepulauan Riau.
Dewi diduga menggunakan identitas palsu untuk melancarkan aksinya. Dalam jaringan Narkoba Internasional Dewi berperan sebagai perekrut kurir Sabu-Sabu dengan target remaja yang dijanjikan bekerja di Kamboja. znl
Editor : Redaksi