SUKABUMI (Realita)- Seorang wanita di Sukabumi diduga menjadi korban pencbulan sekaligus penyerangan oleh seorang pria tak dikenal (OTK) yang membawa senata ta*am.
Peristiwa tersebut viral di media sosial melalui unggahan Instagram korban indahlpyu pada Rabu (11/03/2026).
Dalam unggahan tersebut, korban memperlihatkan sosok pria yang diduga pelaku sambil menunjuk ke arah kamera. Korban juga menuliskan bahwa dirinya hampir diserang menggunakan ka*pak oleh pria tersebut. Selain itu, korban mengaku sempat mengalami tindakan tidak senonoh ketika pelaku mencoba memegang bagian tubuhnya.
Setelah kejadian, korban mengaku telah mencoba menghubungi pihak kepolisian melalui panggilan darurat serta mendatangi Polsek Cicurug sebelum diarahkan ke Polres Pelabuhan Ratu untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun identitas terduga pelaku.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar serta memberikan perlindungan kepada korban.
Kronologi Kejadian Pelec*han di Angkot
Rute: Cibadak menuju Cicurug
Waktu: Sekitar pukul 09.00 WIB
1. Awal Mula Kejadian
Korban menaiki angkot dari arah Cibadak menuju Cicurug. Di dalam angkot tersebut, sudah ada seorang penumpang pria lanjut usia (kakek-kakek). Sejak awal, pria tersebut terus memperhatikan korban secara intens.
2. Tindakan Pelec*han Fisik
Tak lama kemudian, pria tersebut mulai melakukan tindakan yang tidak menyenangkan dengan mencoba memegang kaki korban. Korban sempat memperhatikan balik sebagai bentuk kewaspadaan, namun pria tersebut terus mendekatkan tangannya ke arah kaki korban.
3. Reaksi Korban di Lokasi
Korban tidak tinggal diam dan langsung memberikan teguran keras kepada pria tersebut di dalam angkot. Setelah ditegur, pria itu sempat terdiam selama sekitar 5 menit sebelum akhirnya kembali berulah.
4. Pengambilan Foto Tanpa Izin
Pria tersebut kemudian kedapatan mencoba mengambil foto korban secara diam-diam. Beruntung, wajah korban tidak terpotret karena korban sigap menghalangi pandangan kamera menggunakan ponsel miliknya.kus
Editor : Redaksi