Mayat Remaja Ditemukan di Sawah di Indramayu

realita.co
Lokasi ditemukanya mayat korban.

 INDRAMAYU- Warga Desa Sidamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu digegerkan dengan penemuan mayat seorang remaja laki-laki tanpa identitas di area persawahan Toang Gandu, Sabtu pagi, 14 Juni 2025.

Penemuan mayat ini sontak menarik perhatian masyarakat luas, bahkan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Baca juga: Sempat Bikin Geger, Temuan yang Diduga Jasad Bayi di Flyover Tanah Baru Depok Ternyata Kucing

Menurut informasi yang dihimpun, jasad remaja tersebut ditemukan oleh warga yang tengah melintas di sekitar area persawahan. Melihat kondisi mayat yang tergeletak tanpa adanya identitas diri, warga segera melaporkan temuan tersebut kepada aparat Polsek Bongas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat tim kepolisian bersama petugas medis tiba di lokasi, jenazah langsung dievakuasi untuk proses identifikasi dan visum. Hingga saat berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui secara pasti. Tidak ditemukan kartu identitas maupun dokumen pribadi lainnya di sekitar lokasi penemuan.

Baca juga: Tukang Becak Ditemukan di Selokan Samping Hotel Kharisma, Meninggal Usai Dilarikan ke RSUD dr Soedono

Dugaan sementara yang berkembang di kalangan netizen, remaja tersebut menjadi korban tawuran antar kelompok remaja. Dugaan ini muncul setelah melihat beberapa luka yang didapati di tubuh korban, meskipun pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kematian hingga hasil penyelidikan lebih lanjut selesai dilakukan.

Babinsa Koramil Kandanghaur melalui keterangan singkatnya mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, khususnya anak atau adik laki-laki, untuk segera menghubungi Polsek Bongas.atau ke Makoramil 1616 Kandanghaur.

Baca juga: Warga Sukanagara DigegerkanĀ  Mayat di Selokan

"Kami membuka ruang bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melakukan proses identifikasi. Silakan datang ke Polsek untuk pendataan dan pencocokan data," ujarnya.ha



Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru