Dalam KKN Tematik SDGs di Bulak Banteng

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Fokus Optimalisasi Existing Program

realita.co
Kasie Kesra Kelurahan Bulak Banteng Sabrina, beserta Kader Surabaya Hebat dan mahasiswa KKN berdiskusi terkait rencana pengembangan SWK Guminto. Foto: Satria

SURABAYA (Realita)- Sebanyak 31 mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur dari Kelompok 35 memulai pengabdian masyarakat di Kelurahan Bulak Banteng dengan pendekatan kolaboratif unik.

Mereka mengimplementasikan KKN Tematik berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8 (Pertumbuhan Ekonomi Inklusif) dan 11 (Kota Berkelanjutan) melalui optimalisasi program yang sudah ada milik pemerintah setempat dan warga, tidak hanya menciptakan proyek baru.

Baca juga: KSH Kelurahan Bulak Banteng Belajar Olah Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Sentra Wisata Kuliner (SWK) Guminto menjadi fokus utama pendampingan ini. Mahasiswa bekerja sama dengan pengelola untuk meningkatkan daya tarik fisik dan keberlanjutan lingkungan. Kegiatan meliputi dekorasi ulang area SWK untuk mempercantik tampilan visual, serta pengembangan sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi.

Dosen Pembimbing Lapangan, Muhammad Bhirawa Dwi Atma Citalada, S.E., M.M., mengatakan akan lebih baik untuk mengembangkan yang sudah ada.

"Kami memfokuskan mahasiswa untuk membantu program yang sudah ada agar lebih optimal. Lebih baik menguatkan yang telah berjalan daripada membuat proker baru namun tidak maksimal," kataya. Prinsip ini menjamin keberlanjutan inisiatif pasca-KKN.

Baca juga: SWK Guminto Bulak Banteng Punya Ikon Baru

Ketua Kelompok 35 mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur, Satria Ramadhan Lakavybrie Narien Darwandi, menjelaskan dari hasil diskusi dengan pengelola SWK implementasi konkret yang akan dilakukan di SWK Guminto, diantaranya mendekorasi ulang SWK.

"Rencananya nanti kami akan mendekorasi ulang untuk mempercantik tampilan fisik SWK sekaligus merancang sistem pengelolaan limbah yang sesuai dengan kebutuhan pedagang,” ujar Kavy sapaan akrabnya.

Kelurahan Bulak Banteng menyambut positif model pendampingan yang ditawarkan ini. Karena tak hanya melakukan optimalisasi fisik SWK Guminto dengan mengubah penampilan yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung, namun juga menyentuh pada pengelolaan limbah.

Baca juga: Mahasiswa UPN Jatim Gelar Sosialisasi Digitalisasi UMKM di Kelurahan Bulak Banteng

Pendekatan berbasis existing program ini memastikan intervensi tepat sasaran tanpa membebani warga dengan program baru.

Bersinergi dengan pemangku kepentingan lokal, mahasiswa UPN menegaskan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan berkelanjutan. Model KKN berbasis optimalisasi ini diharapkan menjadi contoh efektif pengabdian masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.nov

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru