KSH Kelurahan Bulak Banteng Belajar Olah Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

SURABAYA (Realita) – Sebanyak 100 Kader Surabaya Hebat (KSH) mengikuti pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah di Puskesmas Bulak Banteng, Senin (28/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur, yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Salah satu mahasiswa anggota kelompok 35, Azzahra Maritza Putri mengatakan pemilihan minyak jelantah sebagai bahan untuk pembuatan lilin aromaterapi dikarenakan mudah didapat dan biasanya hanya akan dibuang dan akan mencemari lingkungan. Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ini diharapkan dapat mengurangi pencemarain lingkungan dan memberikan nilai ekonomis limbah mintak jelantah.

"Ini adalah salah satu upaya kami untuk memberikan solusi kreatif dalam mengelola limbah rumah tangga sekaligus meningkatkan keterampilan warga," jelasnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan langkah-langkah praktis pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari penyaringan minyak jelantah, hingga penambahan essential oil untuk menghasilkan aroma terapi yang menenangkan. Para kader KSH juga mendapat kesempatan untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan dengan pendampingan dari mahasiswa KKN.

Peserta pelatihan terlihat sangat antusias. Dengan seksama mereka mengikuti setiap tahapan pembuatan lilin aromaterapi. Bahkan tak sedikit dari mereka yang mengajukan pertanyaan dan merekam dengan ponsel.

“Saya baru tahu kalo minyak jelantah bisa dibuat lilin aromaterapi. Biasnya saya buang di got (saluran air). Setelah pelatihan ini nanti akan saya praktekkan dirumah. Nanti kalau berhasil bisa jadi tambahan uang belanja,” ujar salah satu peserta dari RW 3 Kelurahan Bulak Banteng.

Selaras dengan program Pemerintah Kora Surabaya dalam pengelolaan limbah berkelanjutan, mahasiswa KKN berharap dapat melakukan pendampingan lanjutan agar produk ini dapat dipasarkan secara lebih luas.

Dengan harapan inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah minyak jelantah, tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat.kkn

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Khitan Gratis 165 Anak

SIDOARJO (Realita) - Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo/Harjasda ke 167 tahun 2026 diperingati dengan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya kegiatan Khitan Massal …