Bocah Kelas 2 SD Diculik, Pelakunya Diduga Sekelompok Wanita dan Minta Tebusan Rp 50 Juta

realita.co
Surat permintaan tebusan yang dikirimkan terduga penculik. (Foto: Ucok)

MEDAN (Realita)- Pelajar sekolah dasar (SD) swasta di Jalan Marelan III, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan diduga menjadi korban penculikan.

Bocah kelas 2 Sekolah Dasar tersebut dijemput perempuan, orang tak dikenal dari sekolahnya, lalu dibawa pergi.

Baca juga: Ilham Gagalkan Aksi Penculikan terhadap Anaknya di Malam Hari

Orang yang menjemput anak tersebut pun terekam kamera Closed Cirkuit Television (CCTV) dan videonya beredar di media sosial.

Dalam rekaman, seorang perempuan nampak memegang tangan anak tersebut, sambil berjalan cepat-cepat, Kamis (31/7/2025) sekira pukul 11:30 WIB.

Informasi yang beredar, orang tak dikenal langsung memasukkan anak ke dalam mobil.

Kemudian, perempuan yang terekam kamera CCTV mendatangi rumah orang tua anak, memberikan sebuah amplop berisi surat kepada nenek dari pelajar yang dibawa.

Surat itu bertuliskan permintaan uang Rp 50 juta dengan ancaman akan melakukan tindakan terhadap anak tersebut.

Mengenai dugaan penculikan ini, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Hamzar mengatakan pihaknya sudah menerima laporan adanya anak dibawa orang tak dikenal.

Baca juga: Dwi Hartono, Otak Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI, Ternyata Residivis Kasus Pemalsuan Ijazah

Keluarga korban sudah melaporkan hal tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan.

"Anak ini tidak akan kembali lagi. Organnya akan lebih mahal dari yang kami minta Rp 50 juta,"tulis isi surat.

Saat ini pihaknya masih menyelidiki keberadaan siswa sekolah dasar (SD) yang hilang sejak siang.

Mengenai kebenaran penculikan atau bukan, ia belum bisa memastikan.

Baca juga: Ajakan Nikah Ditolak, Kakek 60 Tahun Culik Siswi SMP

"Saat ini kami pihak Kepolisian sedang menyelidiki dan mengenai diculik apa bukan, kami belum bisa memastikan.

Keluarga tidak mengenal yang membawa anak tersebut, dan yang antar amplop berisi surat,"kata Iptu Hamzar.cok



Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru