KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kediri di Ballroom Hotel Lotus, Selasa, 12 Agustus 2025.
Acara ini mempertemukan pengurus dan anggota Hiswana Migas Kediri, Pertamina Patra Niaga dan berbagai stakeholder energi.
Baca juga: Kota Kediri Promosikan Tenun Ikat dan Pariwisata di Ajang JOGJA TIIT-SMEE EXPO 2025
Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri memberikan apresiasi atas peran Hiswana Migas yang menjadi mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri.
Khususnya, dalam mendukung berbagai kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan energi di Kediri.
Pada saat terjadi kelangkaan BBM dan LPG, maupun ketika ada penyesuaian harga kedua komoditas tersebut, Hiswana Migas Kediri selalu kooperatif, menjalin komunikasi yang baik, dan memberi solusi yang konstruktif.
“Langkah-langkah ini telah membantu Pemkot Kediri dalam memastikan distribusi energi tetap berjalan aman dan lancar sehingga kebutuhan masyarakat Kota Kediri bisa terpenuhi," ujarnya.
Wali Kota Kediri mengatakan, adanya Rakercab ini lebih dari sekedar forum formal organisasi. Tetapi juga momentum menjaga silaturahmi dan meningkatkan solidaritas antar anggota Hiswana Migas.
Terlebih saat ini dihadapkan berbagai isu strategis dan persoalan terkini di sektor migas. Khususnya tantangan dalam meningkatkan pelayanan di era digital sehingga mau tidak mau sektor migas juga dituntut untuk adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan.
Baca juga: Kota Kediri Tampil di Jogja City Expo 2025, Kenalkan Tenun Ikat dan Potensi Wisata
“Semoga Rakercab ini dapat menghasilkan rumusan dan rekomendasi yang bermanfaat. Baik bagi organisasi, pemerintah maupun masyarakat luas," tuturnya.
Wali Kota Kediri menjelaskan, sesuai dengan arahan pembangunan nasional di era Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, menekankan pentingnya ketahanan energi.
Peran Hiswana Migas menjadi semakin strategis. Setidaknya ada tiga peran kunci Hiswana Migas yang berdampak langsung pada stabilitas dan kelangsungan pembangunan daerah.
Pertama, menjaga ketersediaan stok BBM dan LPG di pasaran. Kedua, memastikan distribusi berjalan adil dan merata. Ketiga, menjamin keamanan energi mulai dari pengadaan, pengangkutan hingga penjualan kepada masyarakat.
Baca juga: Mbak Wali Genjot Kinerja BUMD, Tegaskan Inovasi dan Layanan Prima untuk Tingkatkan PAD
“Saya harap tiga peran kunci ini dapat dilaksanakan sebaik mungkin utamanya di wilayah Kediri. Mengingat Kota dan Kabupaten Kediri ini sedang mengalami pembangunan yang cukup pesat. Sehingga dari segi pemenuhan migas memang perlu menjadi perhatian bersama," jelasnya.
Terkahir, Wali Kota Kediri berpesan untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik pada para konsumen.
Pemkot Kediri juga memastikan perlindungan konsumen dengan mengadakan uji tera ulang alat ukur takar timbang dan perlengkapan secara berkala.
“Saya mengajak seluruh jajaran Hiswana Migas Kediri untuk terus menjaga sinergi dengan Pemkot Kediri, Pertamina, seluruh pihak terkait dan masyarakat. Mari membangun Kota Kediri yang lebih MAPAN," pungkasnya. (Kyo)
Editor : Redaksi