PKL dan Parkir Liar Menjamur, Pemkab Lamongan Diminta Lebih Tegas dan Cerdas

realita.co
PKL Pasar Tingkat (atas), Parkir Liar Aloon-Aloon Lamongan (bawah), PKL Belakang Kantor Pemkab (bawah kanan). Foto: David

LAMONGAN (Realita) - Menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar di Kabupaten Lamongan masih menjadi perhatian. Pasalnya, aktifitas para pedagang dan juru parkir tersebut semakin hari jumlahnya terus bertambah hingga nampak memadati pusat-pusat keramaian dan ruas jalan perkotaan.

Zawawi, salah seorang warga mengatakan pemandangan tersebut terlihat mulai pagi hingga malam hari dan merubah wajah kota nampak kumuh dan tak tertata.

"Seolah-olah Lamongan ini kayak kota parkir dan PKL," kata pria asal Kecamatan Deket tersebut, saat berada di Aloon-aloon Lamongan, sembari tertawa tipis. Kamis (14/8).

Kita gak usah ngomong Perda (Peraturan Daerah) dulu lah. Karena kita juga tahu masih banyak pengusaha-pengusaha yang menggunakan fasum untuk tempat usahanya. Tapi kita bicara soal pandangan mata. Karena amat disayangkan apabila Aloon-aloon sebagus ini, Masjid yang semegah itu dan pasar tingkat yang seharusnya bersih, jadi terlihat kumuh dengan adanya parkir-parkir dan gerobak-gerobak PKL itu. Bahkan mulai pagi sampai malam hari mereka berjualan. Padahal bisa mengancam keselamatan pengguna jalan," jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang merupakan pensiunan guru di salah satu lembaga pendidikan swasta itu mengatakan pentingnya ketegasan dan kecerdasan pemerintah daerah dalam hal penataan kota.

"Persoalan ini harus diselesaikan dengan duduk bersama, antara pemerintah, jukir dan pedagang, Satpol PP, Dishub (Dinas Perhubungan) dan Satlantas. Agar bagaimana para PKL itu bisa berdagang tanpa menggangu kepentingan umum, khusunya pengguna jalan. Salah satunya dengan mencarikan tempat yang lebih layak dan aman serta membatasi munculnya PKL-PKL baru," tutur Zawawi.

Seperti diketahui, sebelumnya Satpol PP Lamongan telah melakukan penertiban PKL di beberapa ruas jalan di Kabupaten Lamongan. Meski demikian hingga saat ini, keberadaan para pedagang kecil itu masih banyak. Bahkan jumlahnya semakin bertambah dan berjualan siang malam.

Beberapa titik atau ruas jalan di Lamongan yang banyak ditempati PKL diantaranya Jalan Veteran, Sunan Drajad, Jalan KH. Ahmad Dahlan (belakang kantor pemkab), Jalan Basuki Rahmat, Jalan KH. Hasyim Ashari (depan Masjid Agung dan Pasar Tingkat), Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro (Depan kantor pos dan Telkom) dan Jalan Lamongrejo.

Sedangkan parkir liar terdapat di sekeliling Aloon-aloon Lamongan dan Jalan KH. Achmad Dahlan serta beberapa ruas jalan lainnya.

Reporter : David Budiansyah

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru