SAMPANG (Realita) - Jumlah penderita campak di Kota Bahari terbilang masih banyak. Sebab, berdasar data yang dihimpun Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang, warga yang dinyatakan suspek campak mencapai ratusan orang.
Kabid P2P Dinkes KB Sampang Samsul Hidayat mengatakan, institusinya sudah mencatat jumlah kasus penyakit campak.
Baca juga: Sebanyak 618 CJH Kabupaten Sampang Siap Diberangkatkan
”Total warga yang terdampak campak per hari ini (kemarin) sebanyak 413 orang,” katanya.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terjangkiti campak.
Diantaranya karena faktor cuaca dan masih banyak yang belum divaksin Measles-Rubella (MR).
”Saat tim turun ke lapangan hendak melakukan imunisasi vaksin MR, banyak warga yang menolak. Warga tidak berkenan divaksin MR,” katanya.
Baca juga: Bupati Sampang dan Bank Sampang Ukir Prestasi di Ajang Top BUMD Awards 2026
Dijelaskan, warga menolak divaksin karena jumlah pengidap penyakit campak belum banyak.
Namun, pasca jumlah penderita semakin bertambah hingga mengakibatkan korban meninggal, warga mulai berkenan divaksin MR.
”Meski 413 orang terdampak campak, alhamdulillah tidak ada yang meninggal,” tuturnya.
Baca juga: Temuan Suspect Campak Muncul, Jelang Lebaran Dinkes Kota Kediri Aktifkan Surveilans Ketat
Samsul menyatakan, institusinya terus menggalakkan imunisasi vaksin MR. Bahkan, tim yang diutus institusinya sedang melakukan vaksinasi MR ke sekolah-sekolah.
”Kami akan terus berupaya untuk menurunkan angka penderita campak di Sampang,” tandasnya.rin
Editor : Redaksi