SAMPANG (Realita) - Jumlah penderita campak di Kota Bahari terbilang masih banyak. Sebab, berdasar data yang dihimpun Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang, warga yang dinyatakan suspek campak mencapai ratusan orang.
Kabid P2P Dinkes KB Sampang Samsul Hidayat mengatakan, institusinya sudah mencatat jumlah kasus penyakit campak.
Baca juga: Ulama, Habib Audiensi ke DPRD Sampang Terkait Konser Amal
”Total warga yang terdampak campak per hari ini (kemarin) sebanyak 413 orang,” katanya.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terjangkiti campak.
Diantaranya karena faktor cuaca dan masih banyak yang belum divaksin Measles-Rubella (MR).
”Saat tim turun ke lapangan hendak melakukan imunisasi vaksin MR, banyak warga yang menolak. Warga tidak berkenan divaksin MR,” katanya.
Baca juga: KBM dan PBM SDN Pasarenan II Kabupaten Sampang Remang-Remang
Dijelaskan, warga menolak divaksin karena jumlah pengidap penyakit campak belum banyak.
Namun, pasca jumlah penderita semakin bertambah hingga mengakibatkan korban meninggal, warga mulai berkenan divaksin MR.
”Meski 413 orang terdampak campak, alhamdulillah tidak ada yang meninggal,” tuturnya.
Baca juga: Kadisdik Sampang Diduga Sengaja Tidak Memperpanjang SK Kepsek
Samsul menyatakan, institusinya terus menggalakkan imunisasi vaksin MR. Bahkan, tim yang diutus institusinya sedang melakukan vaksinasi MR ke sekolah-sekolah.
”Kami akan terus berupaya untuk menurunkan angka penderita campak di Sampang,” tandasnya.rin
Editor : Redaksi