Sepekan Pasca Kerusuhan dan Hadiri Saresehan 3 Pilar, Mbak Wali: Budayakan Siskamling

realita.co
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mengimbau masyarakat untuk saling menjaga Kota Kediri. Foto: Prokopim

KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menghadiri Sarasehan 3 Pilar Kecamatan Kota, Rabu, 10 September 2025, malam.

Sarasehan ini mengambil tema 'Sinergita 3 Pilar Wujudkan Keamanan, Ketertiban, dan Kenyamanan Kecamatan Kota'. Acara berlagsung di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.

Baca juga: Mulai 18 Maret, Penumpang Kereta di Stasiun Kediri Diprediksi Melonjak

"Pasca sepekan dari kerusuhan yang sempat terjadi, Alhamdulillah Kota Kediri saat ini sudah berangsur kondusif. Saya percaya ini berkat dukungan dan kolaborasi dari Bapak Ibu yang hadir di sini," ujarnya.

Wali Kota Kediri mengatakan, untuk menciptakan kota yang aman dan nyaman bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah dan aparat keamanan. Ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen yang ada di Kota Kediri.

Sebagai masyarakat memiliki hak untuk mendapat kehidupan yang aman dan nyaman. Tetapi di samping ada hak, ada kewajiban yakni menjaga Kota Kediri khususnya wilayah Kecamatan Kota.

“Saya yakin wilayah Kecamatan Kota ini memiliki potensi menjadi wilayah yang aman dan tentram. Apalagi di bawah kepemimpinan Pak Camat Kota Pak Bagus,” kata Wali Kota Kediri.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bersama-sama menjaga wilayah Kota Kediri," ungkapnya.

Untuk terus menjaga keamanan, ketentraman, dan kenyamanan di Kota Kediri, Wali Kota Kediri menegaskan agar masyarakat kembali membudayakan Siskamling.

Di mana pada saat ini kegiatan Siskamling ini sudah jarang dilakukan. Dalam menjalankan Siskamling bisa juga melibatkan karang taruna.

Baca juga: Jelang Mudik, Wali Kota Kediri Sidak Terminal Tamanan: Bus Layak Jalan, Sopir Dites Narkoba

Siskamling ini memiliki banyak tujuan, tidak hanya untuk menjaga keamanan. Tetapi bisa juga sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, sarana edukasi dan bertukar informasi.

“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks ini bisa kita lihat angka kriminalitas meningkat, anak muda terlibat penyalah gunaan narkoba, konflik sosial dan lainnya,” katanya.

“Untuk mencegah hal ini kita bisa lakukan edukasi dan sosialisasi. Bisa dilakukan melalui Siskamling ini," imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Kediri juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga dan menungkatkan rasa toleransi.

Apalagi Kota Kediri ini berada di peringakat delapan Kota Paling Toleran. Maka dari itu penting sekali untuk menanamkan nilai-nilai toleransi di Kota Kediri.

Baca juga: Lonjakan Pemudik Nasional Capai 143 Juta, Kota Kediri Perkuat Pengamanan dengan 7 Pos Siaga

“Penting sekali kita menjaga dan meningkatkan rasa toleransi. Kita harus berkomunikasi dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk menjaga Kota Kediri," pungkasnya.

Di sisi lain, Camat Kota Bagus Hermawan mengatakan, kegiatan ini diharapkan memberi kobtribusi nyata untuk mewujudkan visi Kota Kediri MAPAN.

Di mana salah satunya menjadikan Kota Kediri Aman. Dalam sarasehan ini semua unsur duduk bersama untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketentraman di Kota Kediri.

“Kita duduk bersama ada unsur TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, lurah dan lainnya. Kita bisa bertukar informasi dan bermusyawarah bagaimana menjaga Kota Kediri lebih aman dan kondusif," ujarnya. (ADVDiskominfo/Kyo)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru