Viral Video Santri Lirboyo Kediri Bangun Gedung Bertingkat Pesantren, Gus Oing: Amal Jariyah

realita.co
Video santri Ponpes Lirboyo Kediri ikut ngecor gedung pesantren. Foto: screenshot Twitter @Somexthread

KEDIRI (Realita) - Viral di medsos video ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri, Jawa Timur, turut terlibat dalam pembangunan gedung bertingkat.

Dalam video yang viral beredar, terlihat diduga ratusan santri Ponpes Lirboyo terlihat pada rangka bangunan, turut bekerja bersama dengan para tukang bangunan.

Baca juga: Atap Ponpes di Situbondo Ambruk, 1 Santriwati Meninggal dan 19 Lainnya Luka-Luka

Sontak, video keterlibatan santri dalam pembangunan fisik gedung pesantren menuai beragam kritik dan protes dari netizen.

Terlebih ketika pemberitaan insiden ambruknya musola Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo menelan puluhan korban jiwa tengah ramai jadi sorotan seantero negeri.

Menanggapi video tersebut, pihak pengurus Pesantren Lirboyo angkat bicara dan membenarkan bahwa saat ini pondok memang sedang ada pembangunan sejumlah fasilitas.

Namun, pengasuh Pesantren Lirboyo KH Abdul Mu'id Shohib menegaskan bahwa proses pembangunan sejumlah fasilitas tersebut tetap mengedepankan prinsip-prinsip profesionalitas.

“Pembangunan di pesantren Lirboyo memang kita tangani secara mandiri. Meski demikian, kita juga melibatkan pihak-pihak profesional,” ujar KH. Abdul Mu’id Shohib, Jumat (3/10/2025).

Baca juga: Cegah Tragedi Ponpes Terulang, Eri Cahyadi Gandeng IKA ITS Audit Struktur Bangunan

Pelibatan para ahli di bidangnya itu, menurutnya, mencakup pada pekerjaan-pekerjaan yang bersifat fundamental maupun prinsip pembangunan.

Mulai dari sisi perencanaan hingga pada pengawasannya saat proyek pembangunan tengah berjalan.

“Untuk hal-hal yang sangat fundamental itu kita melibatkan profesional. Desain kita dari insinyur yang bersertifikat,” lanjut pengasuh dengan nama sapaan Gus Oing ini.

Baca juga: Tangan Diamputasi Akibat Tragedi Ponpes Al Khoziny, Pemkot Surabaya Siapkan Pendampingan Psikis

Gus Oing juga menegaskan bahwa keterlibatan santri dalam pembangunan fisik sejumlah fasilitas hanya bersifat perbantuan saja.

Perbantuan itu biasa dilakukan oleh para santri di setiap momentum pembangunan fisik pondok pesantren dan bersifat sukarela.

“Keterlibatan para santri memang besar. Bagian dari ladang amal jariyah,” pungkasnya.Ok

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru