Sebelum Ditangkap KPK, Sugiri Sancoko Masih Sempat Gelar Mutasi Ratusan Pejabat Pemkab Ponorogo

realita.co
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat memimpin proses mutasi ratusan pejabat Pemkab Ponorogo. Foto: Zainul

JAKARTA (Realita)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (7/11), dan berhasil menangkap Bupati Sugiri Sancoko.

Operasi senyap ini dikonfirmasi Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

Baca juga: Jabatan Yunus sebagai Direktur RSUD Dijadikan ‘Mesin Uang’ untuk Kepentingan Bupati Sugiri Sancoko

"Benar," kata dia saat ditanya soal OTT di Ponorogo.

Fitroh juga membenarkan salah satu yang terjaring OTT adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.  "Benar," katanya.

Menurut Fitroh, operasi tangkap tangan kali ini berkaitan dengan dugaan praktik jual beli jabatan, khususnya pada proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Baca juga: Bupati Sugiri Sancoko Menerima Setoran dari Banyak Pihak: Pejabat, ASN, Kontraktor, hingga Guru Tim Sukses

Beberapa jam sebelum dicokok KPK, Sugiri masih sempat melakukan mutasi pada ratusan pejabat di Pemkab Ponorogo.

Orang nomor satu di Pemkab Ponorogi itu merombak posisi 138 pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pada hari ini, Jumat (7/11/2025).

Prosesi mutasi besar-besaran yang digelar di Pringgitan Belakang tersebut disorot sebagai upaya strategis Bupati untuk menempatkan figur yang tepat demi peningkatan kinerja pelayanan publik.

Baca juga: Ini Rincian Jalur Uang Rp5,57 Miliar yang Masuk ke Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menurut Dakwaan KPK

Dari total 138 pejabat yang dimutasi, rinciannya terdiri dari 2 jabatan Eselon II (Kepala Dinas) dan 136 jabatan Eselon III (setara Kabag/Kabid/Sekdin/Camat).beb/znl

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru